24.2 C
Munich

Gibran Kunjungi NTT dan Papua, Ajak 5 Mahasiswa

Harus dibaca






Wapres Gibran Ajak Lima Mahasiswa Tinjau Program Prioritas di Lima Provinsi

Wapres Gibran Ajak Lima Mahasiswa Tinjau Program Prioritas di Lima Provinsi

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke lima provinsi, mengajak lima mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk meninjau program prioritas.

Persiapan Kunjungan Kerja Wapres

Sebelum bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Gibran menyampaikan bahwa rencananya adalah berkunjung ke Ende, Gorontalo, dan Papua. Kelima mahasiswa yang diajak berasal dari Universitas Pelita Harapan, Universitas Sanata Dharma, Universitas Indonesia, Universitas Jenderal Soedirman, dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI).

Gibran berterima kasih kepada mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi secara damai dan memberikan masukan yang konstruktif agar dialog antara pemerintah dan masyarakat tetap terjalin baik.

Rangkaian Kunjungan

Jadwal kunjungan Gibran meliputi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Gorontalo, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan pada 18-21 Juni 2026. Tujuan kunjungan tersebut adalah untuk memastikan program prioritas pemerintah berjalan dengan baik serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Di setiap provinsi yang dikunjungi, Gibran akan meninjau berbagai program, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ende, rencana pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo, Sentra Produksi Kakao Ransiki di Papua Barat, dan masih banyak program lainnya.

Kunjungan ditutup dengan agenda melihat fasilitas publik di Papua Selatan, seperti Asmat Museum of Culture and Progress, Sekolah Lapang Sagu, RSUD Agats, dan Gereja Katedral Salib Suci. Seluruh rangkaian kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat pembangunan dan pelayanan publik di wilayah Papua.

Partisipasi Pendamping

Selama kunjungan, Gibran didampingi oleh Plt. Sekretaris Wakil Presiden dan Staf Khusus Wakil Presiden. Partisipasi mahasiswa dalam tinjauan program prioritas ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk melibatkan pemuda dalam proses pembangunan nasional.

Sumber: ANTARA


Source link

Berita Terbaru