24.2 C
Munich

Israel Memulai Uji Coba Tarik Pasukan dari Lebanon Selatan

Harus dibaca

Israel Akan Mulai Uji Coba Penarikan Pasukan dari Lebanon Selatan

Istanbul – Tentara Israel bersiap untuk memulai fase uji coba penarikan pasukan dari Lebanon selatan sesuai dengan perjanjian kerangka kerja yang baru saja ditandatangani antara Lebanon dan Israel. Penarikan pasukan ini dijadwalkan akan dimulai pada Minggu, setelah Israel menarik pasukannya dari dua area percontohan di wilayah Nabatieh di Lebanon selatan.

Langkah penarikan pasukan ini merupakan bagian dari kesepakatan antara kedua negara yang dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi ketegangan di wilayah perbatasan. Dengan koordinasi penuh antara tentara Israel dan Lebanon, pasukan Lebanon akan segera dikerahkan setelah pasukan Israel meninggalkan wilayah tersebut.

Tetap Siaga Menanggapi Ancaman

Meskipun penarikan pasukan sedang berlangsung, Israel tetap menyatakan bahwa mereka berhak untuk menyerang siapa pun yang dianggap sebagai ancaman bagi pasukan mereka. Hal ini menjadi perhatian utama mengingat kemungkinan kehadiran pejuang kelompok Hizbullah di wilayah tersebut.

Sebelum dilakukan penarikan tambahan pasukan, militer Israel terus mengurangi kehadiran mereka di Lebanon selatan sambil tetap siaga. Fase-fase penarikan pasukan ini bergantung pada hasil dari uji coba yang sedang dilakukan.

Kunjungan Komandan Komando Pusat AS ke Israel

Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM), Brad Cooper, diperkirakan akan mengunjungi wilayah Israel utara untuk mengawasi proses penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan. Kunjungan Cooper ini dilakukan sebagai bagian dari mediasi kerangka kerja perjanjian antara Lebanon, Israel, dan AS.

Rencananya, Cooper telah memulai kunjungannya ke Israel sejak Jumat lalu, namun belum ada informasi mengenai durasi kunjungannya. Lebanon dan Israel telah menandatangani perjanjian kerangka kerja ini dengan mediasi AS, yang mengatur penarikan pasukan secara bertahap dari wilayah Lebanon, dimulai dari dua wilayah percontohan.

Sumber: Anadolu

Source link

Berita Terbaru