Polisi Dalami Kelalaian Kasus Bocah Terjatuh di Lubang Proyek Tebet
Jakarta – Polisi tengah menelusuri kemungkinan adanya kelalaian yang menyebabkan seorang bocah berusia 4 tahun tewas setelah terjebak selama empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Kepala Kepolisian Sektor Tebet, AKP Ischak, menyatakan bahwa pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Mereka sedang memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan keterangan, barang bukti, dan juga memeriksa apakah ada unsur kelalaian yang melanggar hukum dalam peristiwa tersebut.
Ischak menjelaskan bahwa evakuasi korban dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan pada Sabtu malam sekitar pukul 23.40 WIB. Korban diduga jatuh ke dalam lubang saat sedang bermain bersama teman-temannya di lokasi proyek tersebut.
Proses Evakuasi Korban
Evakuasi korban dilakukan dengan berbagai upaya, mulai dari evakuasi manual dengan bantuan personel berbadan kecil hingga koordinasi dengan unit pemadam kebakaran, puskesmas, rumah sakit, dan peminjaman alat berat untuk mengevakuasi korban.
Setelah berhasil dievakuasi pada pukul 03.55 WIB, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan keluarga korban menolak dilakukan autopsi.
Sebelumnya, bocah berusia 4 tahun tersebut terjebak di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di Manggarai, Tebet. Meskipun berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup, nyawa korban tidak dapat tertolong dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
