Energi Listrik Jawa-Madura-Bali Kembali Normal
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Muhammad Qodari, mengumumkan bahwa seluruh kebutuhan energi listrik di wilayah Jawa, Madura, dan Bali telah pulih kembali ke kondisi normal. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (27).
Menurut Qodari, sejak tanggal 21 Juni 2026, tidak ada lagi pemadaman listrik bergilir di wilayah tersebut. Pasokan energi kelistrikan mencapai 28.625 megawatt (MW) dari sebelumnya 27.929 MW, dengan cadangan energi listrik mencapai 695 MW.
Langkah Antisipasi Pemerintah
Saat ini, pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran pasokan energi listrik di wilayah Jawa, Madura, dan Bali. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi gangguan yang dapat mengakibatkan pemadaman listrik bergilir seperti sebelumnya.
Dengan adanya peningkatan pasokan energi listrik dan cadangan yang mencukupi, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari dampak pemadaman listrik yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Masyarakat diharapkan tetap dapat menggunakan energi listrik secara efisien dan bertanggung jawab, sehingga pasokan energi listrik dapat terjaga dengan baik.
