24.4 C
Munich

Mengungkap Misteri Lele Meringkuk Saat Digoreng: Mitos atau Fakta?

Harus dibaca

Jakarta, CNN Indonesia — Masyarakat sering kali mengaitkan bentuk lele setelah digoreng dengan kualitas dan jenis pakan yang diterimanya. Namun, benarkah hal ini benar adanya?

Penilaian Kualitas Lele yang Benar

Menurut Pakar Budidaya Perikanan dari IPB University, Cecilia Eny Indriastuti, kondisi fisik lele seharusnya menjadi penilaian utama konsumen ketika membeli ikan di pasar. Kepala tidak boleh terlalu besar, proporsional, daging tebal, warna hitam cerah, dan tidak berbau amis adalah beberapa ciri fisik lele yang sehat dan berkualitas.

Anggapan Bentuk Lele dan Pakan Kotoran Manusia

Anggapan bahwa lele yang meringkuk saat digoreng berasal dari pakan kotoran manusia tidak memiliki dasar yang kuat secara ilmiah. Justru, bentuk lele setelah digoreng dipengaruhi oleh kondisi tubuh ikan dan proses memasaknya, bukan hanya dari jenis pakan yang dikonsumsi.

Sistem pencernaan lele akan memecah pakan menjadi molekul sederhana, sedangkan feses manusia tidak memberikan nutrisi ideal bagi ikan. Lele memerlukan pakan dengan kandungan protein yang cukup agar dapat tumbuh optimal dan memiliki daging yang sehat.

Penyebab Lele Melengkung Saat Digoreng

Bentuk lele yang melengkung saat digoreng bisa disebabkan oleh berbagai faktor teknis selama pengolahan ikan. Faktor lain seperti kandungan lemak tinggi, wajan yang terlalu kecil, suhu minyak yang terlalu tinggi, atau penyimpanan ikan dalam freezer terlalu lama juga bisa memengaruhi bentuk lele saat dimasak.

Dengan demikian, bentuk lele setelah digoreng tidak selalu berkaitan dengan jenis pakan yang diterimanya. Konsumen sebaiknya lebih memperhatikan kondisi fisik ikan saat membeli daripada mengaitkan bentuknya dengan kualitas pakan yang dikonsumsinya.

Source link

Berita Terbaru