Peningkatan Risiko Kanker Menjadi Ancaman Global
Jakarta, CNN Indonesia — Kanker tetap menjadi ancaman serius bagi kesehatan global. Data dari International Agency for Research on Cancer menyebutkan bahwa satu dari lima orang di dunia diperkirakan akan mengalami kanker selama hidupnya. Risiko ini semakin nyata dan mendekat bagi masyarakat di berbagai negara.
Anak Terdampak, Angka Kasus Melonjak
Laporan GLOBOCAN mencatat adanya 20,6 juta kasus kanker baru dan 9,8 juta kematian akibat kanker di seluruh dunia pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan kasus penyakit mematikan ini dari tahun ke tahun. Para peneliti memproyeksikan angka kasus kanker global mencapai 34,4 juta pada tahun 2050, menandakan lonjakan sebesar 67 persen dibandingkan data pada tahun 2024.
Jenis Kanker yang Mendominasi
Dari berbagai jenis kanker, kanker paru masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Tercatat sekitar 2,6 juta kasus kanker paru baru pada 2024. Selain itu, kanker payudara, kanker kolorektal, kanker prostat, dan kanker lambung juga menjadi jenis kanker yang paling umum didiagnosis.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyoroti kesenjangan akses layanan kanker di berbagai negara. Negara berpendapatan rendah memiliki tingkat kelangsungan hidup pasien kanker yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara berpendapatan tinggi. Hal ini juga tercermin dari ketersediaan obat kanker yang masih timpang antara negara berkembang dan negara maju.
Upaya pencegahan kanker melalui gaya hidup sehat, deteksi dini, dan pemerataan akses layanan kesehatan menjadi langkah penting dalam menanggulangi ancaman kanker yang semakin merebak di seluruh dunia.
