24.4 C
Munich

Mit or Fact: Begadang Sebabkan Darah Tinggi? Ini Penjelasannya

Harus dibaca






Begadang dan Risiko <a href="https://beritaantara.co/2026/08/17/5-titik-pijat-untuk-menurunkan-tekanan-darah-tinggi/">Hipertensi</a>: Mitos atau Fakta?

Begadang dan Risiko Hipertensi: Mitos atau Fakta?

Jakarta – Kebiasaan begadang atau kurang tidur seringkali diabaikan, namun dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi (hipertensi). Meski bukan satu-satunya penyebab, kurangnya waktu tidur secara terus-menerus berpotensi mengganggu kesehatan tubuh, terutama sistem pengaturan tekanan darah dan risiko penyakit kardiovaskular.

Pengaruh Kurang Tidur pada Tekanan Darah

Menurut para ahli, orang dewasa seharusnya tidur selama 7-9 jam setiap malam untuk menjaga kesehatan. Saat tidur, tekanan darah secara alami menurun untuk proses pemulihan tubuh. Namun, begadang atau kurang tidur dapat mengganggu mekanisme tersebut sehingga tekanan darah cenderung tetap tinggi.

American Heart Association (AHA) menyatakan bahwa kurang tidur kurang dari tujuh jam per malam dapat meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung, stroke, dan masalah metabolisme. Durasi, kualitas, dan waktu tidur yang tidak teratur berpengaruh pada kesehatan jantung.

Masalah Kesehatan Akibat Begadang

Begadang dalam jangka panjang dapat meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatik yang mengatur respons tubuh terhadap stres. Hal ini membuat detak jantung meningkat, pembuluh darah menyempit, dan hormon stres meningkat, menyebabkan tekanan darah tinggi. Begadang juga dapat memicu peradangan, resistensi insulin, dan peningkatan berat badan, yang meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Pola Tidur yang Sehat untuk Mencegah Hipertensi

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa hipertensi merupakan kondisi di mana tekanan darah mencapai atau melebihi 140/90 mmHg secara konsisten. Hipertensi bisa menjadi penyebab penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Faktor lain seperti garam berlebihan, obesitas, kurang aktivitas fisik, merokok, dan stres juga berperan dalam peningkatan tekanan darah.

Untuk mengurangi risiko hipertensi, penting untuk menjaga pola tidur yang sehat, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, dan memeriksa tekanan darah secara rutin. Hipertensi merupakan penyakit multifaktor, sehingga pencegahannya memerlukan perubahan gaya hidup menyeluruh.


Source link

Berita Terbaru