Patroli Gabungan Batalyon B Pelopor Brimob Gagalkan Aksi Vandalisme di Jatinegara
Jakarta – Tim Patroli Gabungan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur berhasil menggagalkan dugaan aksi vandalisme di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Dalam patroli malam yang digelar di situ pada Kamis dini hari, petugas berhasil mengamankan dua pemuda yang diduga hendak melakukan aksi vandalisme.
Penangkapan dan Penyerahan ke Polsek Jatinegara
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan bahwa dua pemuda tersebut tertangkap karena perilaku mencurigakan mereka ketika berada di kawasan Jalan Jenderal Basuki Rachmat. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, keduanya diduga akan membuat mural di fasilitas umum sebagai aksi vandalisme. Kedua pemuda kemudian diserahkan ke Polsek Jatinegara untuk proses selanjutnya.
Patroli Rutin dan Pencegahan Tindak Kejahatan
Patroli gabungan ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah vandalisme, tetapi juga untuk mencegah tindak kejahatan jalanan lainnya. Antara lain, dalam upaya mencegah begal, pencurian, tawuran remaja, judi online, dan penipuan daring. Langkah-langkah preventif ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan mengidentifikasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sejak dini.
Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah yang diambil untuk mencegah terjadinya pelanggaran hukum. Setiap tindakan yang mencurigakan akan ditindak secara profesional agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Patroli berlanjut ke wilayah Bidara Cina dan Pulogebang, yang dilaporkan tetap aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya gangguan kamtibmas yang signifikan.
Imbauan Kepolisian kepada Masyarakat
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan fasilitas umum dan menghindari segala bentuk pelanggaran hukum. Jika ada potensi gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan darurat, masyarakat diminta segera menghubungi Layanan Kepolisian Call Center 110 agar dapat ditangani dengan cepat oleh petugas di lapangan.
