24.4 C
Munich

Cara Menjaga Kesehatan Otak Saat Menua: Tips Ahli Neurologi

Harus dibaca

Kesehatan Emosional Memainkan Peran Penting dalam Menjaga Otak Sehat

Jakarta, CNN Indonesia — Menjaga kesehatan otak menjadi semakin penting seiring pertambahan usia, terutama dengan meningkatnya jumlah orang yang hidup hingga usia 100 tahun. Para ahli neurologi telah memprediksi bahwa kasus demensia akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada tahun 2050 berdasarkan studi yang dipublikasikan di jurnal The Lancet pada tahun 2022.

Mengutip pernyataan dari Dokter Jinsy A Andrews dari NYU Langone, Amerika Serikat, gaya hidup sedentari dan konsumsi makanan olahan dapat meningkatkan risiko terkena Alzheimer dan penyakit neurodegeneratif lainnya. Para ahli neurologi telah berusaha mencari cara untuk melindungi otak dan melakukan modifikasi gaya hidup yang dapat menunda atau mencegah demensia.

Faktor Kesehatan Emosional

Meskipun pola makan dan olahraga telah diakui sebagai komponen penting untuk kesehatan otak, kesehatan emosional juga memainkan peran krusial dalam menjaga kebugaran otak. Studi yang dipublikasikan dalam Ageing Research Review mengungkapkan bahwa isolasi sosial dan depresi dapat meningkatkan risiko Alzheimer.

Meski keterkaitan antara kesejahteraan emosional dan kesehatan kognitif belum sepenuhnya dipahami, namun sudah jelas bahwa kondisi emosional seseorang memengaruhi sistem biologis yang relevan dengan kesehatan otak. Sayangnya, melacak kesejahteraan emosional lebih sulit dibandingkan dengan menghitung langkah harian atau asupan nutrisi.

Strategi untuk Meningkatkan Kesehatan Emosional

Dokter Andrews telah memberikan dua kiat yang dapat membantu meningkatkan kesehatan emosional dan menjaga otak tetap tajam. Pertama, bersosialisasi yang berkualitas. Interaksi sosial berkualitas melalui tatap muka dianggap lebih bermanfaat daripada interaksi melalui media sosial, terutama yang bisa menimbulkan dampak negatif.

Kedua, mengasah kreativitas juga dapat membantu merangsang otak dan mencegah demensia. Aktivitas kreatif sederhana seperti mendengarkan musik atau membaca dapat membantu menjaga kebugaran otak. Aktivitas kreatif yang melibatkan berbagai area otak juga diklaim dapat menurunkan tingkat stres, yang jika dibiarkan kronis bisa merusak otak.

Dengan demikian, merangsang otak melalui aktivitas kreatif dan interaksi sosial yang positif adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan emosional dan otak secara keseluruhan. Semua upaya ini dapat membantu mencegah demensia dan penyakit Alzheimer di masa depan. (asr)

Source link

Berita Terbaru