BKKBN Kepulauan Riau Dukung Tumbuh Kembang Anak Melalui Program TAMASYA
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau terus mendorong fungsi program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) untuk membantu tumbuh kembang anak melalui Taman Penitipan Anak (TPA).
Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Victor Palimbong, menegaskan bahwa para pengasuh di TPA harus dibekali dengan pengetahuan mengenai tata cara pengasuhan anak. Mereka juga diarahkan untuk menjaga tumbuh kembang anak dengan baik melalui Kartu Kembang Anak (KKA).
Pentingnya Peran TAMASYA dalam Pengembangan Anak
Program TAMASYA menjadi sebuah langkah konkrit dalam mendukung tumbuh kembang anak di tengah masyarakat. Dengan adanya TPA dan pengasuh yang terlatih, diharapkan anak-anak dapat tumbuh optimal dan mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan.
Viktor Palimbong juga menekankan bahwa melalui KKA, perkembangan anak dapat terpantau dengan baik. Hal ini akan memudahkan para orang tua dan pengasuh dalam memberikan perawatan dan stimulasi yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak.
Sebagai salah satu lembaga yang fokus pada keluarga dan penduduk, BKKBN Kepri terus berupaya untuk memberdayakan masyarakat dalam hal perencanaan keluarga dan perhatian terhadap tumbuh kembang anak-anak Indonesia.
Program-program seperti TAMASYA merupakan wujud nyata dari komitmen BKKBN dalam memberikan layanan yang berkualitas bagi masyarakat, terutama dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Dengan adanya dorongan dan dukungan dari BKKBN Kepri, diharapkan program TAMASYA dapat semakin meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga tumbuh kembang anak yang optimal.
