Gubernur Sumut Dukung Transformasi Dunia Olahraga Menjadi Industri Berkualitas
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan dukungannya untuk transformasi dunia olahraga di Sumut menjadi industri yang mandiri, profesional, dan berdaya saing. Hal ini disampaikan Bobby setelah membahas rencana strategis pengelolaan dan pengembangan olahraga di Kantor Gubernur Sumut.
Langkah Penting untuk Kekuatan Ekosistem Olahraga Sumut
Bobby menyebut bahwa fasilitas olahraga yang memadai di Sumut menjadi faktor penting dalam pengembangan olahraga di daerah tersebut. Sumut bahkan memiliki sarana olahraga bertaraf internasional. Oleh karena itu, diperlukan desain besar agar transformasi olahraga di Sumatera Utara menjadi industri yang efektif dan berkelanjutan.
“Banyak orang yang tertarik terlibat dalam olahraga, tetapi yang perlu diperhatikan adalah bagaimana olahraga dapat memberikan kontribusi yang signifikan. Penting bagi olahraga untuk dapat menghasilkan pemasukan,” kata Bobby.
Fasilitas Olahraga Untuk PON XXI 2024
Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, Sumatera Utara memiliki berbagai sarana dan prasarana olahraga yang memadai. Namun, pengelolaan fasilitas olahraga di Sumut harus optimal, terutama dalam aspek pemeliharaan dan pemanfaatannya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumut, Mahfullah P Daulay, mengungkapkan bahwa pengelolaan kawasan olahraga akan dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dalam bentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Melalui pengelolaan oleh BLUD, diharapkan kualitas pelayanan, optimalisasi aset, dan pengelolaan pendapatan dapat dilakukan secara mandiri.
Mahfullah juga menekankan pentingnya inovasi layanan, digitalisasi, dan model bisnis yang tetap mengutamakan pelayanan publik dalam pengelolaan kawasan olahraga. Pendapatan yang dihasilkan akan digunakan untuk pembinaan atlet dan pengembangan komunitas olahraga di Sumut.
Untuk mencapai tujuan tersebut, kerja sama dan kolaborasi antar berbagai pihak terkait menjadi kunci utama. Transformasi olahraga menjadi industri yang mandiri dan berdaya saing membutuhkan upaya bersama untuk mencapai hasil yang optimal.
Sumber: ANTARA
