14.8 C
Munich

Liburan Santai dan Bermakna Menjadi Pilihan Utama Turis Asia

Harus dibaca

Wisatawan di Asia-Pasifik Beralih ke Slow Travel

Jakarta, CNN Indonesia — Perilaku wisatawan atau turis di kawasan Asia-Pasifik mengalami pergeseran signifikan. Tren liburan serba cepat atau fast travel mulai ditinggalkan demi gaya perjalanan yang lebih santai dan bermakna, dikenal dengan istilah slow travel.

Perubahan Tren Wisatawan

Berdasarkan laporan Travel Happiness Index 2026 yang dirilis oleh Booking.com, para pelancong di Asia-Pasifik tampak beralih ke pola perjalanan yang lebih tenang. Hasil riset melibatkan 10.136 responden dewasa dari 10 pasar utama di kawasan tersebut.

Studi ini mengungkapkan bahwa agenda perjalanan yang padat justru menimbulkan beban mental bagi wisatawan. Sebagian besar responden dari Korea Selatan, India, dan Jepang mengakui merasakan kecemasan dan tekanan saat berlibur.

Tren Slow Travel

Hampir tiga dari 10 wisatawan Asia-Pasifik mengaku merasa lelah pasca liburan. Sekitar satu dari lima responden merasa terpaku untuk memanfaatkan setiap momen tanpa istirahat yang cukup. Untuk mengatasi kelelahan, 73 persen wisatawan kini memilih melambatkan tempo perjalanan dengan menikmati satu destinasi lebih lama daripada berpindah-pindah lokasi.

Lebih dari setengah responden menunjukkan bahwa kebahagiaan saat berlibur kini terfokus pada menikmati pemandangan alam, mencicipi kuliner lokal, dan berkumpul dengan keluarga. Ada juga sebagian responden yang lebih memilih menginap di akomodasi unik milik warga lokal untuk mendapatkan pengalaman yang lebih autentik.

Meskipun dihadapkan pada ketidakpastian cuaca dan biaya yang meningkat, sembilan dari 10 wisatawan memilih beradaptasi dengan cara mengubah jadwal, memperpendek durasi perjalanan, atau mencari destinasi alternatif.

Dalam era digital ini, teknologi berperan penting. Sebagian besar responden mengandalkan perangkat digital untuk merencanakan perjalanan, juga merasa lebih percaya diri saat memanfaatkan platform pemesanan terpercaya.

Source link

Berita Terbaru