10.5 C
Munich

Manfaat Telehealth dan AI dalam Meningkatkan Akses Kesehatan

Harus dibaca

Telehealth dan AI di Indonesia: Solusi Inovatif untuk Akses Kesehatan yang Luas

Jakarta – Telehealth dan kecerdasan buatan (AI) menjadi fokus utama untuk memperluas akses pelayanan kesehatan di Indonesia, terutama dalam mengatasi ketimpangan distribusi tenaga medis dan kondisi geografis yang beragam. Di tengah peningkatan masalah kesehatan kronis dan sebaran tenaga medis yang belum merata, solusi-solusi inovatif ini dianggap sebagai langkah penting untuk menjawab tantangan kesehatan yang dihadapi negara.

Teknologi Kesehatan Melengkapi Kapasitas Tenaga Kesehatan

Dalam sebuah acara berjudul “Healthier Futures, Sooner: How Technology Closes the Gap in Care” di Jakarta, berbagai teknologi seperti telehealth, AI, pemantauan jarak jauh, sensor wearable, biomarker, dan sistem kesehatan terkoneksi dibahas untuk meningkatkan layanan kesehatan. Diskusi tersebut sangat relevan dengan situasi Indonesia yang memiliki kendala akses ke layanan kesehatan akibat berbagai faktor seperti geografis dan distribusi tenaga medis yang tidak merata.

Telehealth dan pemantauan jarak jauh dianggap dapat membantu tenaga kesehatan untuk menjangkau pasien di daerah-daerah terpencil tanpa harus berada di lokasi yang sama. Sementara AI, biomarker, dan perangkat wearable memberikan dukungan pada diagnosis dini, pemantauan kondisi pasien, serta langkah-langkah pencegahan dan rehabilitasi. Namun, tetap diperlukan kerjasama dengan tenaga kesehatan agar penggunaan teknologi ini sesuai dengan kebutuhan pasien secara klinis.

Kolaborasi RMIT dan Mandaya Hospital Group untuk Solusi Kesehatan

Forum tersebut juga menjadi ajang pertemuan antara peneliti, klinisi, dan pimpinan sektor kesehatan dari Australia dan Indonesia untuk mendiskusikan implementasi teknologi kesehatan dalam pelayanan sehari-hari. RMIT University dan Mandaya Hospital Group bahkan membicarakan potensi kerjasama riset dan penerapan hasil riset tersebut dalam praktik klinis.

Kolaborasi antara RMIT dan Mandaya Hospital Group diharapkan dapat menghasilkan solusi yang relevan untuk Indonesia dan membantu menjawab tantangan kesehatan yang dihadapi negara. Melalui riset bersama, implementasi temuan riset ke dalam praktik klinis, pengembangan tenaga kesehatan, serta uji coba teknologi, kerjasama ini berpotensi memberikan dampak positif dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Source link

Berita Terbaru