11.9 C
Munich

Polisi Selidiki Pencurian Modus Ban Mobil Bocor di Jakut

Harus dibaca

Polsek Metro Penjaringan menyelidiki pencurian yang dilakukan dengan modus mengelabui pengemudi menggunakan informasi palsu tentang ban mobil bocor. Peristiwa itu terjadi di Komplek Perumahan Mediterania PIK, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, dan videonya beredar di media sosial.

Pencurian tersebut berlangsung pada Senin (21/9) sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan keterangan korban, pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan menggunakan dua sepeda motor. Mereka menunjuk ke arah mobil korban sambil memberi tahu bahwa salah satu ban kendaraan mengalami kebocoran.

Korban turun dari mobil

Korban yang mempercayai informasi tersebut kemudian menghentikan kendaraan dan turun untuk memeriksa kondisi mobil. Saat perhatian korban teralihkan, salah satu pelaku membuka pintu mobil lalu mengambil barang milik korban.

“Lalu, korban berhenti dan turun. Salah satu pelaku kemudian membuka pintu mobil dan mengambil barang milik korban. Kerugian belum diketahui,” kata Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Kiki Tanlim di Jakarta, Rabu.

Informasi mengenai pencurian itu kemudian menyebar melalui video yang diunggah di media sosial. Rekaman tersebut menampilkan aksi pencurian dengan modus ban bocor di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan.

Polisi periksa saksi dan rekaman CCTV

Setelah mengetahui video tersebut, Polsek Metro Penjaringan langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Tim Resmob juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi terkait aksi pencurian.

Polisi meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi ketika kejadian berlangsung. Keterangan para saksi menjadi bagian dari upaya penyidik untuk menyusun kronologi dan mengidentifikasi pelaku.

Selain memeriksa saksi, petugas menyisir rekaman kamera pengawas yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Rekaman CCTV itu dicari untuk memperoleh gambaran mengenai aksi pencurian serta pergerakan pelaku saat menjalankan aksinya.

“Aksi pidana tersebut viral di media sosial dan kami langsung melakukan serangkaian penyelidikan,” ujar Kiki.

Hingga penyelidikan berlangsung, polisi belum menyampaikan nilai kerugian yang dialami korban. Petugas masih mengumpulkan keterangan dan menelusuri rekaman kamera pengawas yang tersedia di kawasan tersebut.

Source link

Berita Terbaru