9.6 C
Munich

Benarkah Tepung Mentah Bisa Sebabkan Keracunan? Cek Faktanya

Harus dibaca

Kue cubit setengah matang, kue pancong dengan bagian tengah lumer, atau adonan kue yang dicicipi sebelum dipanggang memang disukai sebagian orang. Namun, makanan berbahan utama tepung tidak otomatis aman dimakan dalam kondisi mentah atau belum matang. Tepung yang tampak bersih tetap dapat membawa bakteri karena bahan tersebut belum tentu melewati proses yang dirancang untuk membunuh kuman.

Food and Drug Administration (FDA) menyebut tepung sebagai bahan makanan mentah. Tepung dibuat dari biji-bijian yang dipanen, digiling, dan pada beberapa produk diputihkan. Rangkaian pengolahan itu tidak bertujuan membasmi seluruh bakteri yang mungkin sudah terdapat pada bahan sejak berada di lahan.

Risiko bakteri pada tepung dan adonan

Bakteri dapat terbawa sejak biji-bijian masih tumbuh hingga memasuki tahap pengolahan. Karena itu, tepung sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum dimasak atau dipanggang. Risiko tersebut juga berlaku pada adonan yang mengandung tepung, seperti adonan kue, brownies, pizza, pancake, biskuit, dan cookie dough.

FDA bersama Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pernah menyelidiki sejumlah kasus keracunan makanan yang berkaitan dengan tepung mentah. Beberapa kasus tersebut disebabkan oleh bakteri Salmonella dan Escherichia coli atau E. coli. Infeksi bakteri itu dapat menimbulkan gejala dengan tingkat keparahan yang beragam, mulai dari ringan hingga serius.

Risiko tidak hanya muncul ketika adonan dimakan. Tepung memiliki tekstur halus sehingga mudah menyebar ke tangan, meja, peralatan masak, atau makanan lain yang sudah siap disantap. Anak-anak juga perlu dijauhkan dari adonan berbahan tepung mentah, termasuk adonan yang digunakan untuk bermain. Mereka bisa menyentuh adonan, kemudian memasukkan tangan ke mulut meski tidak sengaja memakannya.

Langkah aman saat menggunakan tepung

CDC menyarankan agar adonan mentah tidak dicicipi, baik saat membuat kue maupun ketika menyiapkan makanan lain. Hal serupa berlaku untuk kegiatan kerajinan tangan yang menggunakan tepung mentah, seperti play dough.

Jika ingin mengonsumsi cookie dough atau brownie batter secara langsung, pilih produk yang memang dibuat untuk tujuan tersebut. Produk semacam itu biasanya menggunakan tepung yang telah dipanaskan dan telur yang sudah dipasteurisasi.

Untuk adonan rumahan, masak atau panggang makanan mengikuti suhu dan waktu yang tercantum dalam resep atau kemasan. Proses pemasakan yang benar membantu membunuh bakteri yang mungkin terdapat pada tepung.

Selama menyiapkan makanan, pisahkan tepung dan telur mentah dari makanan siap makan. Jangan meletakkan bahan tersebut terlalu dekat dengan makanan yang akan langsung dikonsumsi. Setelah selesai menggunakan tepung atau adonan, cuci tangan dengan sabun dan air. Meja, alat masak, serta permukaan lain yang terkena bahan mentah juga perlu segera dibersihkan.

Source link

Berita Terbaru