Gibran di Manggarai Barat: Warga Rukun Semua, Pilihan Boleh Berbeda
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat sambutan hangat saat menghadiri prosesi adat di Manggarai Barat. Seusai upacara di rumah adat, Gibran bersama para pemuka adat berjalan menuju tenda yang telah disiapkan. Di luar rumah adat, warga sudah berkerumun sejak awal untuk menyaksikan kedatangannya sekaligus menikmati rangkaian penyambutan, termasuk Tari Tiba Meka yang menjadi bagian dari tradisi setempat.
Sambutan adat dan antusiasme warga
Suasana di lokasi tampak ramai meski cuaca tidak sepenuhnya mendukung. Warga tetap bertahan di sekitar area acara untuk mengikuti jalannya prosesi dan melihat langsung momen kedatangan Gibran. Kehadiran masyarakat yang memenuhi area itu menunjukkan kuatnya perhatian warga Manggarai Barat terhadap agenda penyambutan tersebut.
Dalam rangkaian akhir prosesi adat, Gibran juga ikut menyaksikan Tarian Paki Reis yang dibawakan penari pria. Tarian ini menggambarkan ketangkasan pemuda daerah dalam menangkis serangan, dan menjadi bagian yang menegaskan unsur keberanian dalam tradisi lokal.
Pesan persatuan dari Manggarai Barat
Usai seluruh prosesi, Gibran menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Manggarai Barat atas sambutan yang diberikan. Ia mengaku terkesan dengan antusiasme warga yang tetap tinggi meski kondisi cuaca kurang bersahabat.
“Kami sangat tersanjung dengan penerimaan di sini. Terima kasih sekali bapak ibu. Terima kasih juga untuk para warga atas antusiasmenya walaupun cuaca kurang mendukung, tapi semuanya terlihat antusias sekali,” kata dia.
Dalam suasana yang hangat itu, pesan yang mengemuka bukan hanya soal seremoni adat, melainkan juga semangat kebersamaan di tengah perbedaan. Warga hadir dengan wajah ramah, sementara prosesi berjalan tertib dan penuh penghormatan terhadap tradisi yang dijaga bersama.
