14.8 C
Munich

Banyak Perempuan dan Pemilih Non Muslim Memilih Prabowo Subianto-Gibran Menurut Survei Indikator Usai Pilpres

Harus dibaca

Jakarta — Lembaga Indikator Politik Indonesia kembali merilis temuan yang menunjukkan komposisi dukungan terhadap pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pasca-Pemilu 2024. Dalam survei terbaru itu, dukungan kepada pasangan pemenang pilpres tersebut tampak kuat di kalangan perempuan, pemilih nonmuslim, hingga warga Nahdlatul Ulama (NU).

Perempuan Jadi Basis yang Menguat

Peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan pola dukungan Prabowo-Gibran tidak jauh berbeda dengan hasil exit poll yang dirilis sebelumnya. Namun, ada satu temuan yang menonjol: pasangan ini justru kuat di kalangan pemilih perempuan.

“Basis pendukung ketiga calon, berdasarkan survei yang kita punya, dan tidak berbeda dengan exit poll yang kita rilis minggu lalu bahwa Prabowo-Gibran kuat di pemilih muda, dan ini relatif baru mereka kuat di kalangan pemilih perempuan yaitu sebesar 62,3 persen yang sebelumnya kaum laki-laki lebih mendominasi,” kata Burhanuddin di akun YouTube Indikator Politik Indonesia, Rabu (28/2/2024).

Burhanuddin menyebut menguatnya simpati dari pemilih perempuan itu mulai terlihat setelah debat capres kedua. Menurut dia, penampilan Prabowo dalam debat tersebut memberi dampak pada persepsi sebagian pemilih perempuan.

“Performanya Prabowo di debat capres kedua banyak menarik simpati pemilih perempuan,” ujarnya.

Dukungan dari Nonmuslim dan Warga NU

Selain perempuan, Prabowo-Gibran juga disebut mendapat sokongan besar dari pemilih nonmuslim dan warga NU. Burhanuddin menyebut, dari hasil survei, pemilih nonmuslim yang mengaku memilih Prabowo-Gibran mencapai 58,4 persen, sementara dari kalangan NU sebesar 57 persen.

Tak hanya itu, pasangan ini juga tercatat memperoleh dukungan dari berbagai segmen pendidikan, termasuk pemilih berpendidikan tinggi. Angkanya mencapai 72,8 persen.

“Mereka mengaku banyak memilih Prabowo-Gibran yaitu non muslim 58,4 persen dan NU 57 persen. Prabowo-Gibran juga dapat dukungan dari segala segmen termasuk para pendidikan yang tinggi sekalipun yaitu 72,8 persen,” kata Burhanuddin.

Prabowo Punya Tingkat Kesukaan Tertinggi

Peneliti utama Indikator Politik Indonesia lainnya, Hendro Prasetyo, menambahkan bahwa Prabowo juga menempati posisi tertinggi dalam tingkat kesukaan publik dibandingkan kandidat lain.

“Pak Prabowo mendapatkan tingkat kediksukaan paling tinggi yaitu 83,2 persen disusul Gibran 76 persen selanjutnya Mahfud MD 73,3 persen, Anies 64,8 persen, Ganjar 63,3 persen dan Muhaimin 62 persen,” kata Hendro.

Survei ini dilakukan terhadap warga negara Indonesia berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon. Sampel diambil dengan metode random digit dialing (RDD) atau pembangkitan nomor telepon secara acak, dengan total 1.227 responden.

Adapun margin of error survei ini sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara dilakukan melalui telepon oleh pewawancara terlatih pada 18-21 Februari 2024. (SENOPATI)

Source link

Berita Terbaru