18.1 C
Munich

Pengamat Politik Amini Jokowi Menilai Prabowo Mendapat Bintang 4 yang Tidak Bersifat Politis Setelah Pemilu

Harus dibaca

Pengamat Politik Nilai Penganugerahan Bintang Empat untuk Prabowo Bukan Langkah Politis

Jakarta — Pemberian kenaikan pangkat jenderal bintang empat kepada Prabowo Subianto oleh Presiden RI Joko Widodo memunculkan beragam tafsir. Namun, pengamat politik Ujang Komaruddin menilai penghormatan itu tidak perlu dibaca sebagai manuver politik, melainkan sebagai bentuk apresiasi negara atas jasa yang dinilai layak diterima Prabowo.

Dinilai sudah layak sejak 2022

Menurut Ujang, Prabowo sejatinya sudah pantas menerima penganugerahan tersebut sejak 2022. Ia mengingat bahwa pada tahun itu Prabowo telah memperoleh empat tanda kehormatan militer utama, yakni Bintang Yudha Dharma Utama, Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Bintang Jalasena Utama, dan Bintang Swa Buwana Paksa Utama.

“Kalau soal bintang empat bagi Prabowo itu ya bukan politis, itu memang sudah layak dan sudah seharusnya diberikan kepada Pak Prabowo,” kata Ujang.

Disematkan langsung oleh Jokowi di Mabes TNI

Jokowi menyematkan langsung kenaikan pangkat jenderal bintang empat kepada Prabowo dalam Rapim TNI & Polri yang digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Rabu (28/2). Momen itu menjadi sorotan karena berlangsung di tengah transisi politik nasional setelah pemilu.

Meski demikian, Ujang menilai waktu pemberian itu tidak otomatis membuatnya bernuansa politik. Ia menekankan bahwa penghormatan negara semacam itu pernah diberikan kepada sejumlah tokoh pada masa kepemimpinan yang berbeda.

Ujang sebut ada preseden serupa di masa lalu

Dalam pandangannya, penghargaan serupa pernah diterima Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada era Presiden Megawati Soekarnoputri. Ia juga menyebut nama Luhut Binsar Pandjaitan yang pernah memperoleh kehormatan serupa saat Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid memimpin.

“Lihat saja dulu Pak SBY juga mendapatkan kalau ga salah Pak Luhut juga pernah mendapatkan. Kan banyak dulu jenderal-jenderal bintang 3 lalu dapat bintang 4 kehormatan dilakukan oleh pemerintah oleh negara itu sebuah kehormatan bagi yang bersangkutan,” kata Ujang.

Karena itu, ia menilai pemberian pangkat dan tanda kehormatan kepada Prabowo merupakan bentuk pengakuan atas kerja dan jasa yang telah diberikan kepada bangsa. “Jadi, sangat jelas kalau soal pemberian bintang 4 kepada Prabowo bukan politis, jadi jangan apa-apa dikaitkan dengan politis. Toh, pemberian tanda kehormatan Prabowo itu diberikan usai Pemilu karena Prabowo banyak berjasa kepada bangsa dan negara,” ujarnya. (SENOPATI)

Source link

Berita Terbaru