Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur sedang melakukan penyelidikan terkait tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada jasad seorang anak perempuan di Penjaringan, Jakarta Utara. Pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan tambahan untuk mengidentifikasi penyebab kematian dan menyebut adanya dugaan kekerasan tumpul. Prosedur pemeriksaan forensik dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab kematian yang kondisinya sudah membusuk saat tiba di rumah sakit.
Tim forensik RS Polri Kramat Jati melakukan sejumlah prosedur standar, termasuk pemeriksaan toksikologi dan histopatologi. Hasil awal menunjukkan adanya dugaan korban meninggal akibat kekerasan tumpul, namun penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Jenazah yang sudah dipenuhi belatung mengindikasikan waktu kematian yang kira-kira tiga sampai lima hari sebelum ditemukan.
Pemeriksaan masih terus berlanjut untuk mendapatkan kepastian terkait penyebab kematian anak perempuan tersebut. Sebelumnya, polisi telah memeriksa tujuh saksi terkait insiden tersebut dan mengamankan tempat kejadian. Informasi yang berkembang menunjukkan bahwa anak perempuan tersebut tinggal dengan ibunya di kamar di lantai tiga indekos di Penjaringan, Jakarta Utara. Selain itu, tim identifikasi polisi juga turut terlibat dalam pengecekan dan pemrosesan tempat kejadian perkara.
