14.1 C
Munich

Kenapa Penting Minum Air: Hormon Stres & Kesehatan

Harus dibaca

Orang yang tidak cukup minum air ternyata memiliki respons hormon stres yang lebih besar, menurut penelitian terbaru. Para ilmuwan dari Liverpool John Moore University (LJMU) menemukan bahwa orang yang minum kurang dari yang disarankan per hari melepaskan hormon stres kortisol dalam jumlah lebih besar. Meskipun tidak merasa lebih haus, orang yang minum kurang air melepaskan reaksi hormon stres yang lebih besar.

Penelitian yang dipublikasikan di Science Daily menunjukkan bahwa orang yang minum kurang dari 1.5 liter cairan per hari memiliki kadar kortisol 50 persen lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang meminum air sesuai anjuran harian. Kortisol adalah hormon stres utama dalam tubuh dan reaksi berlebihan terhadap stres dikaitkan dengan risiko penyakit serius.

Para peneliti membagi dua kelompok, satu dengan asupan air rendah dan satu dengan asupan air yang cukup. Kedua kelompok dibandingkan berdasarkan faktor kunci yang mempengaruhi respons stres. Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang kurang minum air melepaskan lebih banyak kortisol meskipun mengalami stres yang sama dengan kelompok lain.

Studi ini menegaskan bahwa konsumsi air yang cukup setiap hari sangat relevan. Asupan cairan yang cukup membantu tubuh mengatasi stres lebih efektif. Menyimpan botol air sebagai kebiasaan sehat bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan. Jadi, pastikan untuk minum air yang cukup setiap hari untuk membantu tubuh menghadapi stres dengan lebih baik.

Source link

Berita Terbaru