Polres Metro Jakarta Utara telah memeriksa empat saksi terkait insiden tragis tewasnya satu keluarga, yang terdiri dari seorang ibu dan dua anak, di sebuah kontrakan di Jalan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, pada Jumat. Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, empat saksi yang diperiksa termasuk anak korban dan anggota keluarga lainnya. Saat ini, penyidik masih fokus pada olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih berusaha mengungkap kasus ini.
Tiga jasad korban telah dibawa ke RS Polri untuk pemeriksaan luar dan autopsi, sementara tim forensik RS Polri sedang melakukan prosesnya. Menurut Onkoseno, anak korbanlah yang pertama kali menemukan ketiga jasad tersebut dalam kondisi mengeluarkan busa dari mulut dan memiliki ruam di tubuhnya ketika pulang ke rumah dan menemukan keadaan tersebut. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab kematian dan gejala tersebut.
Petugas telah menyita sejumlah barang bukti seperti botol minuman, bungkus makanan, seprai, dan pakaian korban dalam rangka melengkapi penyelidikan. Sebelumnya, satu korban selamat telah dibawa ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis. Tiga korban meninggal dunia terdiri dari seorang anak laki-laki berusia 13 tahun dan dua perempuan, sedangkan korban selamat adalah seorang pria berusia 22 tahun. Polisi terus menyelidiki kasus ini untuk mencari tahu penyebab sebenarnya dari kejadian tragis ini.

