PT GoTo Gojek Tokopedia, Tbk. telah memutuskan untuk memblokir secara permanen penumpang yang melakukan tindakan asusila saat menaiki taksi daring di daerah Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Keputusan ini diambil setelah melakukan investigasi yang membuktikan bahwa penumpang tersebut telah melanggar ketentuan. Tindakan ini dilakukan untuk memastikan keamanan ekosistem Gojek dari tindakan negatif yang dapat merugikan pengguna lainnya.
Head of Corporate Affairs ODS Rosel Lavina mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi menyeluruh terkait laporan asusila yang dilakukan oleh penumpang di armada GoCar. Dalam upaya untuk mencegah kejadian serupa terulang, Gojek mengimbau mitra driver untuk melaporkan pelanggaran melalui kanal resmi yang tersedia. Rosel juga menekankan pentingnya melaporkan kejadian darurat melalui tombol darurat di aplikasi Gojek agar Unit Darurat/Satgas Gojek dapat memberikan bantuan dengan cepat.
Dalam hal ini, Gojek menegaskan komitmennya untuk menciptakan ekosistem yang aman bagi pelanggan dan mitra driver. Upaya ini dilakukan melalui langkah-langkah preventif serta penindakan tegas terhadap pelaku pelanggaran. Polisi sendiri tengah menyelidiki kasus ini untuk mengidentifikasi pasangan yang diduga melakukan tindakan asusila di taksi daring tersebut. Identitas pelaku masih dalam proses penyelidikan karena suasana gelap di lokasi kejadian. Sebelumnya, beredar luas di media sosial video pasangan penumpang yang diduga melakukan tindakan asusila di dalam mobil taksi daring, yang mendapat teguran keras dari sopirnya.
