Kepresidenan Palestina mengingatkan bahwa pertempuran yang masih terus terjadi di Gaza dan peningkatan kekerasan oleh para pemukim di Tepi Barat dapat mengguncang stabilitas regional. Juru bicara Kepresidenan Palestina, Nabil Abu Rudeineh, menyampaikan bahwa sebanyak 692 warga Palestina telah meninggal sejak gencatan senjata diberlakukan di Gaza. Dia juga menyoroti eskalasi kekerasan yang berlangsung di Tepi Barat, termasuk serangan oleh para pemukim di bawah perlindungan pasukan Israel. Abu Rudeineh menegaskan pentingnya penanganan masalah Palestina berdasarkan hukum internasional, resolusi PBB, dan Inisiatif Perdamaian Arab untuk mencapai keamanan dan stabilitas regional. Dia mengimbau komunitas internasional dan Amerika Serikat untuk menekan Israel agar menghentikan kampanye militer, menerapkan gencatan senjata, memfasilitasi pengiriman bantuan, dan menghentikan serangan oleh para pemukim. Situasi ini harus diatasi dengan bijaksana untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih besar di kawasan tersebut.
