Berbicara tentang tren penurunan berat badan, kopi sering kali menjadi minuman pilihan. Namun, tren baru telah muncul dengan mencampurkan kopi dengan lemon. Namun, apakah diet ini benar-benar aman? Sejumlah konten di media sosial, seperti TikTok dan YouTube, menyoroti resep sederhana yang menggabungkan kopi dengan perasan lemon atau irisan lemon ke dalam kopi panas.
Banyak yang menganggap bahwa kombinasi kopi dan lemon memiliki manfaat luar biasa untuk menurunkan berat badan. Namun, menurut Dr. Raj Dasgupta, spesialis penyakit dalam, tren tersebut belum didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Menambahkan lemon ke dalam minuman kopi tidak secara otomatis menghasilkan minuman pembakar lemak yang efektif.
Sementara itu, beberapa ahli diet, seperti Samantha Cassetty, dari New York City, menunjukkan bahwa menambahkan lemon ke dalam air dapat meningkatkan rasa kenyang sebelum makan, yang pada akhirnya dapat membantu pengendalian pola makan. Meskipun demikian, menambahkan lemon ke dalam rutinitas sebelum makan tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap penurunan berat badan.
Selain itu, ada risiko tertentu yang mungkin muncul akibat mengonsumsi campuran kopi dan lemon. Salah satunya adalah gangguan pencernaan karena sifat asam dari kedua bahan tersebut. Kerusakan gigi dan masalah tidur juga bisa menjadi risiko potensial. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan dengan cermat sebelum mengikuti tren diet kopi campur lemon ini.
