15.5 C
Munich

Hidung Membengkak Saat Hamil: Fakta dan Bahayanya

Harus dibaca

Pregnancy Nose: Transformasi Hidung Saat Hamil yang Viral di TikTok

Jakarta, CNN Indonesia — Masa kehamilan identik dengan berbagai perubahan fisik yang tak terduga. Mulai dari perut yang membuncit hingga fenomena pregnancy glow yang membuat kulit tampak berseri. Belakangan ini, media sosial, khususnya TikTok, diramaikan oleh tren ‘pregnancy nose’ yang menunjukkan transformasi drastis bentuk hidung para ibu sebelum dan saat mengandung.

Apa Itu Pregnancy Nose?

Banyak ibu hamil mengeluhkan bentuk hidung yang tiba-tiba tampak lebih lebar, besar, atau bulat di bagian ujungnya. Secara medis, pregnancy nose sebenarnya merujuk pada pembengkakan jaringan lunak di area hidung akibat perubahan fisiologis selama kehamilan. Kondisi ini dipicu oleh lonjakan hormon estrogen yang menyebabkan pembuluh darah melebar ke seluruh tubuh, termasuk di area wajah dan hidung.

Hidung manusia memiliki lapisan mukosa yang mengandung kelenjar penghasil lendir serta struktur bernama inferior turbinate, jaringan lunak yang berfungsi menghangatkan udara. Selama kehamilan, jaringan ini terisi lebih banyak darah sehingga membengkak dan membuat hidung terlihat lebih ‘jumbo’ dari biasanya.

Mengapa Hidung Membesar?

Lonjakan hormon, retensi cairan, dan peningkatan volume darah merupakan faktor utama yang menyebabkan transformasi wajah ini. Estrogen dan progesteron meningkatkan aliran darah ke jaringan mukosa hidung, memicu pembengkakan. Tubuh ibu hamil cenderung menahan lebih banyak cairan demi mendukung pertumbuhan janin, yang sering kali bermanifestasi menjadi bengkak di tangan, kaki, hingga hidung. Volume darah yang meningkat juga memberikan tekanan ekstra pada pembuluh darah kecil di hidung yang ikut berkontribusi pada perubahan ukuran.

Langkah Meredakan Ketidaknyamanan

Meskipun perubahan bentuk hidung ini bersifat alami, rasa tersumbat dan pembengkakan sering kali mengganggu kenyamanan. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya antara lain mengompres dingin area hidung, mengurangi konsumsi garam, tidur dengan kepala sedikit terangkat, tetap terhidrasi, dan menggunakan humidifier untuk melegakan pernapasan.

Pregnancy nose bersifat sementara dan biasanya akan berubah kembali setelah persalinan, seiring dengan stabilnya kadar hormon dalam tubuh. Namun, jika pembengkakan terjadi secara ekstrem dan tiba-tiba disertai gejala lain seperti tekanan darah tinggi atau sakit kepala hebat, segera konsultasikan dengan tenaga medis.

Source link

Berita Terbaru