24.4 C
Munich

Resmikan Bendungan Meninting: Solusi Ketahanan Air dan Pangan di Lombok

Harus dibaca

Presiden Resmikan Bendungan Meninting untuk Memperkuat Ketahanan Air dan Pangan di Lombok

Pada Jumat, 10 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Meninting di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB. Momen tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan air dan pangan di Lombok dengan membangun lima bendungan strategis nasional.

Bendungan Strategis

Bendungan Meninting memiliki daya tampung air sebesar 12,18 juta meter kubik dan area genangan seluas 46,16 hektare. Dibangun dengan biaya sekitar Rp1,473 triliun, bendungan ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan air dan pangan di wilayah tersebut.

Dalam acara peresmian, Presiden Prabowo Subianto turut didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Koordinator Infrastruktur dan Kewilayahan, Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum, dan Menteri Koordinator Bidang Pangan. Momen bersejarah ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Presiden dan dua orang warga setempat, disaksikan secara langsung oleh para pejabat pemerintah.

Menjaga Kemandirian Pangan dan Air

Dengan adanya Bendungan Meninting dan proyek bendungan lainnya, diharapkan ketahanan air dan pangan di Lombok akan semakin terjamin. Langkah-langkah strategis seperti ini merupakan upaya nyata dalam memperkuat kemandirian wilayah tersebut, terutama dalam menghadapi tantangan iklim dan kebutuhan pangan yang semakin meningkat.

Prestasi ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur dan ketahanan pangan di berbagai daerah. Dengan dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto dan jajarannya, pembangunan bendungan menjadi salah satu langkah strategis dalam mencapai kesejahteraan dan kedaulatan pangan bagi masyarakat Lombok.

Source link

Berita Terbaru