25.5 C
Munich

Dampak Hipertensi dan Diabetes pada Mata: Bahaya Tanpa Gejala

Harus dibaca

Kesehatan Mata Terancam Akibat Diabetes dan Hipertensi

Jakarta, CNN Indonesia — Banyak orang baru memeriksakan mata saat penglihatan mulai kabur. Padahal, kerusakan pada mata akibat diabetes maupun tekanan darah tinggi bisa terjadi jauh sebelum gejala muncul. Mengingat hal ini, Asian Healthcare Specialists menyarankan agar pasien diabetes dan hipertensi tidak menunda pemeriksaan mata menyeluruh.

Peringatan dari Asian Healthcare Specialists

Dokter spesialis mata konsultan di Cornerstone Eye Centre, Singapura, Low Jin Rong, menekankan pentingnya pemeriksaan mata secara rutin untuk pasien diabetes dan hipertensi. Meskipun banyak pasien telah memantau kadar gula darah dan tekanan darah, mereka sering lupa bahwa mata juga dapat terpengaruh oleh penyakit kronis.

Low menyoroti bahwa gejala yang tidak terlihat tidak selalu berarti mata dalam kondisi sehat. Diabetes dan hipertensi dapat merusak retina dan saraf optik tanpa menimbulkan rasa sakit atau gangguan penglihatan pada awal perkembangannya.

Dampak Diabetes dan Hipertensi pada Mata

Diabetes dapat merusak pembuluh darah kecil di retina, menyebabkan retinopati diabetik. Gejala awalnya mungkin tidak terasa, namun seiring waktu, pembuluh darah bisa bocor dan mengganggu penglihatan. Sedangkan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol juga dapat mengakibatkan perubahan pada pembuluh darah retina.

Pemeriksaan mata menyeluruh diperlukan untuk menemukan gangguan sejak dini sebelum penderitanya menyadari adanya perubahan. Glaukoma, misalnya, sering tidak disadari karena kerusakan saraf optik dimulai dari penyempitan lapang pandang.

Siapa yang Perlu Memeriksakan Mata?

Low menyarankan agar pasien diabetes dan hipertensi berkonsultasi mengenai jadwal pemeriksaan mata sesuai kondisi masing-masing. Pemeriksaan menjadi semakin penting bagi mereka yang sulit mengendalikan kadar gula darah atau tekanan darah, memiliki riwayat glaukoma dalam keluarga, atau belum pernah menjalani pemeriksaan mata menyeluruh.

Frekuensi pemeriksaan akan disesuaikan dengan riwayat kesehatan dan tingkat risiko masing-masing pasien. Selain mengontrol kadar gula darah dan tekanan darah, menjaga kesehatan mata dengan pemeriksaan rutin juga penting untuk mencegah kehilangan penglihatan permanen.

Source link

Berita Terbaru