Penataan Lima Desa di Selatan Bekasi dengan Karakter Sunda
Gubernur Jawa Barat Mencetuskan Gagasan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) memperkenalkan rencana pembangunan di lima desa di wilayah selatan Kabupaten Bekasi dengan tetap mempertahankan karakter budaya Sunda. Hal ini bertujuan agar Bekasi tidak hanya dikenal sebagai pusat industri semata. Gagasan ini diungkapkannya saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD dalam rangka perayaan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76. Menurutnya, penting bagi pemerintah daerah untuk mengakui keunikan wilayahnya serta memperkuat identitas setempat.
Penataan Desa Berbasis Karakter Lokal
Salah satu aspek yang akan ditekankan adalah penataan lima desa di Kecamatan Cibarusah dan Bojongmangu. Meskipun masih terjaga keasriannya, desa-desa ini akan mengalami pembangunan yang tetap mempertahankan ciri khasnya. Rumah tradisional serta lingkungan alami akan dijaga, dengan perbaikan yang disesuaikan kebutuhan. Upaya ini juga akan memperhatikan potensi lingkungan, seperti pertanian, sungai, dan ruang terbuka, untuk menjaga ekosistem yang berkelanjutan.
Menyambut rencana ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap mendukung pembangunan di desa-desa tersebut. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi sedang menyusun perencanaan dan menyaring desa-desa yang akan menjadi prioritas dalam program ini.
Koordinasi Antarkelurahan untuk Pengembangan Desa
Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja telah menyampaikan rencana penataan desa dengan Gubernur. Dua kecamatan, yaitu Cibarusah dan Bojongmangu, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa dengan karakteristik Sunda yang kuat. Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan kedua kecamatan tersebut untuk mengevaluasi lokasi secara langsung.
Strategi ini diharapkan dapat mengubah citra Kabupaten Bekasi yang selama ini dikenal sebagai kawasan industri. Dengan memperhatikan keadaan alam yang masih alami di Cibarusah dan Bojongmangu, penataan desa akan menjadi bagian dari upaya untuk memperindah wilayah Kabupaten Bekasi. Rencana ini akan sejalan dengan proyek pembangunan jalan provinsi yang sedang direncanakan, untuk meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian lokal.
