Memperkuat Sistem Kesehatan Lewat Program Cek Kesehatan Gratis di Surabaya
Surabaya merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki beragam layanan kesehatan, mulai dari puskesmas, Posyandu Keluarga, hingga rumah sakit. Namun, fokus saat ini bukan hanya pada pengetahuan akan sakit seseorang, melainkan lebih pada risiko kesehatan yang dimiliki masyarakat.
Mendekati Rasa Aman Lewat Pelayanan Berkualitas
Gagasan untuk membangun ekosistem kesehatan di Surabaya berbasis Rukun Warga (RW) menjadi salah satu langkah penting. Tujuannya adalah agar sistem kesehatan dapat lebih proaktif dalam mendeteksi risiko kesehatan, melakukan intervensi, dan memastikan setiap warga mendapatkan perawatan yang tepat setelah pemeriksaan kesehatan.
Salah satu program yang menjadi fokus utama dalam upaya tersebut adalah Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program nasional ini telah sukses dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Surabaya, dengan melibatkan puluhan juta peserta.
Tantangan dan Upaya Pemerintah
Meski telah dilaksanakan secara luas, tantangan cakupan CKG masih menjadi fokus utama. Angka partisipasi masyarakat di Jawa Timur, misalnya, baru mencapai sekitar 32 persen pada Juli 2026. Untuk itu, DPRD Jawa Timur mendorong perluasan layanan CKG hingga ke tingkat yang lebih terjangkau oleh warga.
Pemerintah Kota Surabaya sendiri telah melakukan langkah-langkah nyata dalam memperkuat layanan kesehatan. Mulai dari program Satu RW Satu Tenaga Kesehatan, integrasi layanan primer di setiap kelurahan, hingga penguatan Posyandu Keluarga sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat.
Dengan berbagai program yang telah dilaksanakan, Kota Surabaya menjawab tantangan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Selain pentingnya pemeriksaan kesehatan, yang tak kalah esensial adalah upaya memastikan setiap warga yang berisiko mendapatkan perhatian dan tindak lanjut yang tepat.
