Perluasan BRICS telah membawa kelompok tersebut ke skala yang jauh lebih besar dalam peta global. Negara-negara yang tergabung di dalamnya kini mencakup hampir separuh populasi dunia, menghasilkan sekitar 30 persen output ekonomi global, serta menyumbang seperlima perdagangan dunia.
Besarnya cakupan itu menandai lompatan kualitatif dalam keterwakilan dan pengaruh BRICS. Menurut laporan Xinhua dari Beijing pada 12 September, kerja sama BRICS yang semakin luas kini memasuki tahap pembangunan berkualitas tinggi.
Interaksi ekonomi dan teknologi
Berbagai kegiatan yang berlangsung di sejumlah negara memperlihatkan luasnya bidang interaksi yang menjadi latar perkembangan tersebut. Di Dubai, Uni Emirat Arab, taksi otonomos buatan China terlihat beroperasi di sekitar hotel Burj Al Arab pada 7 Juni 2026. Kehadiran kendaraan itu menjadi salah satu contoh aktivitas teknologi China di kawasan tersebut.
Aktivitas perdagangan juga terlihat dalam Pameran Internasional Jalur Sutra ke-10 yang digelar di Xi’an, Provinsi Shaanxi, China barat laut. Pada 21 Mei 2026, seorang karyawan di stan Iran memperkenalkan produk melalui siaran langsung. Kegiatan itu mempertemukan praktik pemasaran digital dengan partisipasi internasional dalam sebuah pameran perdagangan.
Sementara itu, Shanghai menjadi lokasi kantor pusat New Development Bank. Gedung kantor pusat lembaga tersebut telah terdokumentasi di kota yang berada di wilayah timur China itu pada 17 Juni 2022.
Pertukaran budaya lintas negara
Hubungan antarmasyarakat turut tergambar melalui sejumlah agenda kebudayaan. Museum Shanghai, misalnya, menggelar pameran bertajuk “Di Atas Piramida: Peradaban Mesir Kuno”. Pameran itu dikunjungi masyarakat pada malam hari, 11 Agustus 2025, di Shanghai, China timur.
Di Arab Saudi, Paduan Suara Pusat Nasional untuk Seni Pertunjukan Tiongkok atau China National Center for the Performing Arts (NCPA) berlatih bersama Choralla, paduan suara lokal Saudi. Latihan pada 11 Desember 2025 tersebut diselenggarakan menjelang World Famous Songs Concert di Pusat Kebudayaan Dunia Raja Abdulaziz, Dhahran.
Rangkaian kegiatan di bidang teknologi, perdagangan, kelembagaan, dan kebudayaan itu berlangsung di tengah bertambah luasnya jangkauan BRICS. Dengan porsi populasi, produksi ekonomi, dan perdagangan global yang semakin besar, perkembangan kelompok tersebut tidak hanya berkaitan dengan jumlah negara yang terlibat, tetapi juga dengan peningkatan keterwakilan dan pengaruhnya.
Fase pembangunan berkualitas tinggi yang disebut telah dimasuki kerja sama BRICS menjadi konteks bagi hubungan yang lebih luas tersebut. Skala kelompok saat ini menempatkan hampir satu dari setiap dua penduduk dunia di negara-negara BRICS, dengan kontribusi sekitar tiga dari setiap sepuluh bagian output ekonomi global dan satu dari setiap lima bagian perdagangan dunia.
