12.8 C
Munich

Raharjati/Robby Terhenti di 16 Besar Seri Guiyang

Harus dibaca

Indonesia gagal menambah medali dari nomor speed men relay atau estafet putra pada World Climbing Series Guiyang 2026. Duet Raharjati Nursamsa dan Antasyafi Robby Al Hilmi harus menghentikan langkah pada babak 16 besar setelah kalah dari wakil Kanada di Guiyang, China, Minggu.

Berdasarkan statistik World Climbing, Raharjati dan Robby menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 11,73 detik. Hasil tersebut belum cukup untuk mengungguli pasangan Kanada, Dylan Le dan Ethan Pitcher, yang membukukan waktu 11,5 detik.

Kekalahan dalam persaingan langsung itu membuat wakil Merah Putih tidak dapat melaju ke fase berikutnya. Peluang Indonesia memperoleh medali dari estafet putra pun berakhir pada babak 16 besar.

Dua medali teratas menjadi milik China

Tuan rumah mendominasi persaingan speed men relay dengan menempatkan dua pasang atletnya di posisi teratas. Medali emas direbut Yongzhi Ling dan Yicheng Zhao setelah mencatatkan waktu 9,67 detik.

Pasangan China lainnya, Zechuan Shi dan Xu Li, memperoleh medali perak dengan torehan 9,87 detik. Adapun medali perunggu dibawa pulang wakil Austria, Kevin Amon dan Lukas Windischer, yang menyelesaikan perlombaan dalam waktu 10,65 detik.

Hasil itu menempatkan China sebagai peraih emas dan perak pada nomor estafet putra seri Guiyang. Austria melengkapi daftar peraih medali, sementara Raharjati dan Robby belum berhasil melewati duel pertama pada fase gugur tersebut.

Indonesia mengirim lima atlet

Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) membawa lima atlet untuk mengikuti World Climbing Series Guiyang 2026. Komposisi kontingen terdiri atas dua atlet putra dan tiga atlet putri.

Raharjati Nursamsa dan Antasyafi Robby Al Hilmi menjadi andalan Indonesia di sektor putra. Sementara itu, sektor putri diperkuat Raji’ah Sallsabillah, Kadek Adi Asih, serta Berthdigna Devi Surya.

Kelima atlet tersebut diturunkan dalam sejumlah nomor yang dipertandingkan di Guiyang, yakni speed perorangan putra, speed perorangan putri, speed mixed relay atau estafet campuran, speed relay putra, serta speed relay putri. Dengan komposisi itu, Indonesia mengikuti nomor individual maupun beregu selama rangkaian kejuaraan.

Meski gagal meraih medali melalui estafet putra, kontingen Indonesia telah memperoleh dua emas dari nomor lain. Robby menjadi juara pada speed perorangan putra, sedangkan Raharjati bersama Raji’ah merebut emas speed mixed relay.

Dengan demikian, Raharjati dan Robby sama-sama telah menyumbangkan hasil bagi Indonesia di Guiyang sebelum tampil bersama pada estafet putra. Robby meraih emas dari persaingan individual, sedangkan Raharjati naik ke posisi teratas melalui nomor estafet campuran bersama Raji’ah.

Source link

Berita Terbaru