Penampilan The Weeknd pada malam kedua konser After Hours Til Dawn Tour di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu malam, 27 September 2026, mendapat sambutan positif dari penonton. Selama sekitar dua jam tanpa jeda, penyanyi asal Kanada bernama asli Abel Tesfaye itu menyuguhkan pertunjukan musik dan visual yang dinilai memuaskan, meski akses transportasi serta kendala teknis masih menjadi catatan.
Cinta, penonton asal Surabaya, Jawa Timur, bahkan rela terbang seorang diri ke Jakarta untuk menyaksikan The Weeknd selama dua malam berturut-turut. Sebagai penggemar sejak duduk di bangku SMP, ia mengaku puas setelah pertunjukan berakhir.
“Perasaannya pasti senang dan puas banget, apalagi sudah jadi penggemar sejak bangku SMP. Konsernya dua jam tanpa jeda, benar-benar memuaskan,” kata Cinta seusai konser.
Panggung besar dan visual sinematik
Pengalaman serupa disampaikan Malitha, penggemar yang datang bersama dua rekannya dari Yogyakarta. Menurut dia, konser tersebut memberikan pengalaman visual yang kuat melalui perpaduan tata cahaya, konsep panggung, dan penampilan The Weeknd sepanjang pertunjukan.
“Sebagai penggemar, kami sangat dimanjakan dengan tata cahaya, konsep panggung, visual, hingga penampil yang tampil habis-habisan sepanjang pertunjukan,” ujar Malitha.
Ia menyebut sejumlah lagu populer menjadi bagian yang paling dinantikan, termasuk “Die For You”. Sementara itu, Mahira, penonton asal Cakung, Jakarta Timur, menilai skala panggung yang digunakan dalam konser tersebut sangat besar dan jarang ditemui dalam konser musisi internasional lain di Indonesia.
“Keren banget, konser lain sepertinya belum ada yang semegah ini,” tutur Mahira, yang memperoleh tiket melalui perebutan tiket secara daring.
Mahira mengatakan momen yang paling membekas baginya adalah ketika The Weeknd membawakan “Moth To A Flame” dan “Less Than Zero” di hadapan penonton.
Akses keluar JIS dan gangguan layar panggung
Di tengah kepuasan terhadap pertunjukan, sejumlah penonton menyoroti kondisi setelah konser selesai. Mahira mengaku melihat kepadatan arus penonton saat keluar dari JIS menuju titik penjemputan transportasi.
Malitha juga menilai akses transportasi umum menuju stadion berkapasitas sekitar 82.000 penonton itu perlu dibuat lebih mudah dijangkau. Ia berharap promotor dan pemangku kepentingan terkait dapat menyiapkan integrasi transportasi yang lebih baik untuk konser berikutnya.
Selain persoalan mobilitas, Malitha mencatat layar raksasa di panggung sempat padam ketika pertunjukan berlangsung.
“Layar panggung sempat mati tadi, sehingga sedikit mengurangi pengalaman menonton. Harapannya promotor bisa lebih siap dan belajar dari hari pertama, serta akses transportasi umum ke arena konser bisa lebih menjangkau penonton,” katanya.
Konser The Weeknd di Jakarta berlangsung selama dua hari, yakni pada 26 dan 27 September 2026. Setelah Jakarta, rangkaian After Hours Til Dawn Tour di Asia dijadwalkan berlanjut ke Singapura, Seoul, Bangkok, Hong Kong, dan Kuala Lumpur.
