Peron 4 dan 5 Stasiun Bogor kini telah digunakan untuk melayani penumpang kereta api, setelah fasilitas di kedua peron tersebut dinyatakan siap dari sisi keselamatan dan kelayakan pelayanan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memastikan area itu telah dilengkapi atap dan pencahayaan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan penambahan fasilitas tersebut ditujukan untuk melindungi penumpang dari panas dan hujan. Pencahayaan juga disiapkan untuk mendukung keamanan serta kenyamanan pelanggan selama berada di area peron, termasuk ketika menunggu dan saat naik atau turun dari kereta.
“Seiring dengan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api, KAI juga terus melakukan peningkatan fasilitas agar kualitas pelayanan dapat berkembang sejalan dengan kebutuhan dan mobilitas masyarakat,” kata Franoto dalam keterangan resmi, Rabu.
Seluruh peron mendapat perlindungan
Sebelum dibuka untuk aktivitas pelayanan penumpang, tim terkait melaksanakan joint inspection pada Selasa (29/9). Pemeriksaan bersama itu dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas, aspek keselamatan, serta kelayakan pelayanan di Peron 4 dan 5.
Dengan selesainya pembenahan tersebut, seluruh peron di Stasiun Bogor disebut telah memiliki perlindungan yang lebih memadai terhadap panas dan hujan. KAI berharap kondisi itu membuat pelanggan lebih nyaman, baik ketika menunggu kedatangan kereta maupun saat menjalani proses naik dan turun.
“Kami berharap peningkatan ini membuat pelanggan semakin nyaman, baik ketika menunggu maupun saat melakukan proses naik dan turun kereta,” ujar Franoto.
Pengembangan kawasan stasiun
Franoto menyampaikan peningkatan pelayanan di Stasiun Bogor tidak hanya dilakukan melalui pembenahan peron. KAI, kata dia, terus mengembangkan fasilitas secara bertahap dengan memperhatikan keselamatan, kenyamanan, aksesibilitas, serta integrasi kawasan stasiun.
Dalam upaya menata kawasan tersebut, KAI sebelumnya telah menjalin nota kesepahaman atau MoU dengan Pemerintah Kota Bogor. Kerja sama itu menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun kawasan stasiun yang lebih tertata, aman, nyaman, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan integrasi antarmoda transportasi.
KAI menyatakan akan melanjutkan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor dan para pemangku kepentingan. Franoto menegaskan, Stasiun Bogor diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penumpang naik dan turun kereta, tetapi juga berkembang sebagai simpul transportasi yang aman, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat.
