18.1 C
Munich

Hasil Survei Litbang Kompas: Capres Head to Head, Prabowo Unggul dengan 39,7%, Diikuti oleh Ganjar 18% dan Anies 17,4%

Harus dibaca

Survei LSI: Prabowo-Gibran Masih Unggul, Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin Tertinggal

Lembaga Survei Indonesia (LSI) kembali merilis peta elektabilitas terbaru jelang pemilihan presiden 2024. Dalam hasil survei yang dipaparkan pada Minggu (10/12/2023), pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, masih berada di posisi teratas dengan dukungan 45,6 persen.

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, menyampaikan bahwa angka tersebut menempatkan Prabowo-Gibran jauh di atas dua pasangan lain. Di posisi berikutnya ada Ganjar Pranowo-Mahfud Md, sementara Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berada di urutan ketiga dengan 22,3 persen.

Prabowo-Gibran di Puncak, Dua Pasangan Lain Berjarak Cukup Jauh

Menurut Djayadi, tren elektabilitas Prabowo menunjukkan pergerakan yang menguat dibandingkan survei pada Oktober 2023. Kenaikan itu tak berdiri sendiri. LSI mencatat, jumlah responden yang belum menentukan pilihan turun cukup tajam dari 18,3 persen menjadi 8,3 persen. Sebagian besar suara yang sebelumnya belum mengarah itu, kata dia, cenderung mengalir ke Prabowo-Gibran.

LSI juga melihat adanya perpindahan dukungan dari pemilih Ganjar-Mahfud ke Prabowo-Gibran. Perubahan tersebut ikut menjelaskan mengapa pasangan nomor urut 2 mampu menjaga posisi unggul di tengah persaingan yang masih terbuka.

Anies Naik, Ganjar-Mahfud Tertekan

Di sisi lain, Djayadi menyebut elektabilitas Anies Baswedan juga menunjukkan kecenderungan naik dibandingkan Oktober 2023. Namun, peningkatan itu belum cukup untuk mengejar selisih dengan Prabowo-Gibran. Adapun Ganjar-Mahfud justru mengalami penurunan dalam periode yang sama.

“Angka-angka ini untuk Prabowo cenderung mengalami peningkatan dari Oktober 2023. Anies juga cenderung mengalami peningkatan dari Oktober 2023. Sedangkan Ganjar-Mahfud cenderung mengalami penurunan dibandingkan dengan Oktober 2023,” kata Djayadi.

Hasil survei ini memperlihatkan bahwa pertarungan tiga pasangan capres-cawapres belum benar-benar mengerucut. Namun, dengan dukungan yang terus terkonsolidasi pada Prabowo-Gibran, ruang gerak pesaingnya semakin sempit, terutama jika pemilih yang masih bimbang semakin sedikit jumlahnya.

Berita Terbaru