Studi oleh Cek Kesehatan Gratis (CKG) menunjukkan bahwa kelompok anak dan remaja rentan mengalami gangguan mental lebih tinggi daripada kelompok dewasa dan lansia. Depresi dan kecemasan merupakan dua masalah mental yang paling umum terjadi. Kementerian Kesehatan RI mencatat bahwa sebanyak 7.225.795 anak dan remaja telah menjalani skrining kesehatan jiwa, di mana 4,8 persen di antaranya memiliki gejala depresi. Selain itu, 7.274.436 anak dan remaja telah diskrining untuk gejala kecemasan, dengan 4,4 persen dari mereka teridentifikasi mengalami gangguan cemas. Angka ini jauh lebih tinggi daripada temuan pada kelompok dewasa. Kondisi serupa juga ditemukan pada 19 juta orang dewasa dan lansia yang menjalani skrining kesehatan jiwa, di mana gejala depresi ditemukan pada 174.579 orang dan gejala kecemasan pada 153.903 orang. Pelayanan lanjutan seperti konseling, diagnosis, dan tata laksana pengobatan diberikan kepada individu yang terkonfirmasi mengalami gangguan jiwa. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahkan memperkirakan bahwa setidaknya 28 juta warga Indonesia mengalami masalah mental, yang menggarisbawahi pentingnya kesadaran dan perawatan terhadap kesehatan jiwa.
CKG: Anak dan Remaja Rentan Alami Depresi dan Kecemasan

