MAKASSAR — Lonjakan aktivitas di sekitar Bandara Sultan Hasanuddin ikut mengerek permintaan hunian sewa di Apartemen Tamansari Skylounge Makassar. Proyek yang dikelola PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) itu kini telah menyewakan ratusan unit dari total 432 unit yang tersedia, menandai bahwa apartemen di kawasan bandara bukan lagi sekadar tempat tinggal, melainkan aset yang bergerak mengikuti ritme mobilitas kawasan.
Ratusan unit terserap, pasar sewa bergerak aktif
Pergerakan sewa di Tamansari Skylounge Makassar terjadi bertahap, seiring perubahan kebutuhan penghuni dan pengguna. Skema sewa jangka pendek banyak dimanfaatkan pelancong dan penumpang transit, sementara sewa jangka panjang didominasi staf maskapai, pegawai bandara, agen perjalanan, hingga pekerja di Kawasan Industri Makassar. Kombinasi itu membuat tingkat hunian tetap terjaga dan unit-unit yang tersedia terus berputar.
Presiden Direktur WIKA Realty Fery Safaria mengatakan tingginya minat sewa tidak lepas dari posisi apartemen yang dinilai sangat strategis. Lokasinya disebut hanya sekitar 3 menit dari Bandara Sultan Hasanuddin, dengan akses langsung ke jalan tol. Dari titik ini, penghuni juga dekat dengan perkantoran, rumah sakit, lembaga pendidikan, dan kawasan industri yang menjadi pusat aktivitas harian.
Didorong lokasi, dibaca sebagai aset produktif
Dalam pandangan WIKA Realty, tingginya serapan unit menunjukkan bahwa hunian di sekitar simpul transportasi besar punya nilai guna yang jelas. Apartemen tidak hanya dibeli untuk ditempati, tetapi juga untuk mendukung aktivitas kerja dan perjalanan di kawasan yang mobilitasnya tinggi. Karena itu, Tamansari Skylounge Makassar diposisikan sebagai properti yang bisa menghasilkan manfaat ekonomi bagi pemiliknya.
Harga yang ditawarkan mulai dari Rp550 juta. Skema kepemilikannya disebut cukup bayar 20 persen, dengan unit fully furnished, tanpa proses BI checking, dan tanpa bunga. Di sisi lain, pemilik juga ditawarkan skema sewa fleksibel serta program rental guarantee yang diklaim memberi peluang pendapatan hingga Rp4 juta per bulan.
Menangkap perubahan wajah kawasan bandara
Pengembangan Tamansari Skylounge Makassar oleh WIKA Realty pada akhirnya dibaca sebagai respons terhadap pergeseran fungsi kawasan bandara yang kian padat aktivitas. Kehadiran apartemen ini mengisi kebutuhan hunian yang dekat dengan pusat mobilitas, sekaligus menawarkan alternatif investasi properti yang terjangkau bagi masyarakat yang ingin memiliki aset produktif di masa depan.
Source link
