18.1 C
Munich

Peringatan 2.100 SPPG: Perlunya Perbaikan Layanan MBG

Harus dibaca

Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberikan peringatan kepada 2.100 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan menangguhkan operasional sebagian di antaranya sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan langkah ini diambil sebagai bagian dari pengawasan demi memastikan standar layanan tetap terjaga. SPPG yang belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) mendapat peringatan, bahkan beberapa yang sudah mendaftar namun sertifikatnya belum terbit juga terkena suspend. BGN meminta agar SPPG yang belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) segera membangunnya untuk memenuhi persyaratan. Selain itu, dalam evaluasi selama Ramadhan, terdapat SPPG yang dihentikan sementara operasionalnya karena menghasilkan menu yang tidak sesuai dengan ketentuan. Pemerintah juga memutuskan untuk hanya memberikan MBG saat hari sekolah, bukan saat libur. Keputusan ini berdasarkan Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG Selama Libur Sekolah yang telah ditetapkan oleh BGN.Kemajuan ini disampaikan dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI. Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa distribusi MBG tetap berlanjut meski sekolah libur semester, dengan kelompok 3B tetap menerima MBG enam hari dalam seminggu tanpa terpengaruh oleh kalender libur sekolah.Langkah pemberian peringatan dan suspensi ini merupakan bagian dari upaya pembinaan, di mana SPPG berpotensi dapat memperbaiki kekurangan sebelum kembali beroperasi. Durasi suspensi tergantung pada kecepatan masing-masing unit dalam memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Peningkatan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi fokus utama dalam langkah-langkah yang diambil oleh BGN.

Source link

Berita Terbaru