15.5 C
Munich

Pemakaman Korban Longsor di Deli Serdang: Isak Tangis dan Suasana Sedih

Harus dibaca

DELI SERDANG — Duka masih menyelimuti Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, setelah longsor yang terjadi pada Selasa lalu merenggut nyawa sejumlah warga. Pada Rabu (8/4/2026), jenazah para korban disalatkan sebelum dimakamkan, disaksikan keluarga dan kerabat yang tak kuasa menahan tangis.

Suasana di lokasi pemakaman berlangsung haru sejak awal prosesi. Tangis pecah ketika peti jenazah dibawa menuju tempat peristirahatan terakhir. Bagi keluarga, kepergian para korban bukan sekadar kehilangan anggota keluarga, melainkan juga pukulan berat yang datang tiba-tiba di tengah upaya mereka menghadapi bencana.

BPBD: Lima Warga Tewas, Satu Luka-luka

Data dari BPBD Deli Serdang mencatat, lima korban dinyatakan meninggal dunia akibat longsor tersebut. Sementara itu, satu orang lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini menambah panjang daftar korban jiwa akibat bencana alam yang kembali menimpa wilayah perbukitan di Kabupaten Deli Serdang.

Di tengah prosesi pemakaman, keluarga korban terlihat saling menguatkan. Namun, kesedihan tampak begitu dalam, terutama saat doa dipanjatkan untuk mereka yang telah tiada. Bencana yang datang tanpa peringatan itu meninggalkan luka sosial dan emosional yang tidak ringan bagi warga setempat.

Duka yang Menyisakan Luka Panjang

Longsor di Desa Sembahe menjadi pengingat bahwa ancaman bencana di kawasan rawan tidak pernah benar-benar hilang. Bagi warga, hari itu bukan hanya tentang kehilangan rumah atau harta benda, tetapi juga kehilangan orang-orang terdekat dalam hitungan detik. Hingga pemakaman berlangsung, suasana sedih masih terasa kuat di antara pelayat yang hadir.

Di tengah suasana yang penuh isak tangis itu, keluarga korban hanya bisa menerima kenyataan pahit. Mereka mengiringi kepergian orang-orang tercinta dengan doa, sembari menyimpan harapan agar peristiwa serupa tak kembali terulang di kemudian hari.

Source link

Berita Terbaru