16 C
Munich

Kodam XII/Tanjungpura Perkuat Satgas Karhutla Kalbar: Langkah Terbaik dalam Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

Harus dibaca







Kodam XII/Tanjungpura Perkuat Penanganan Karhutla di Kalbar

Kodam XII/Tanjungpura Turunkan Tambahan Personel untuk Penanganan Karhutla di Kalbar

Pontianak – Kodam XII/Tanjungpura memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) dengan mengerahkan tambahan personel Satgas Yonif TP 538/PTA untuk mendukung respons cepat di sejumlah wilayah terdampak.

Penguatan Personel untuk Respons Cepat

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menyampaikan bahwa hari ini dilakukan pengarahan kepada 250 personel sebagai bagian dari penguatan TNI dalam menghadapi karhutla di Kalimantan Barat. Ia menekankan pentingnya keikhlasan, disiplin, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas, sambil menjaga keselamatan selama berada di lapangan.

Koordinasi dan Sinergi dalam Penanganan Karhutla

Pangdam juga menyoroti pentingnya koordinasi dan sinergi dengan semua pihak terkait dalam penanganan karhutla. Menurutnya, tantangan di lapangan membutuhkan kerja sama untuk menyelesaikan setiap masalah secara efisien. Personel diminta untuk memahami kondisi lapangan dan kendala yang mungkin muncul dalam penanganan karhutla.

Tambahan personel tersebut akan ditempatkan di berbagai wilayah yang terdampak karhutla untuk mendukung upaya pemadaman, pencegahan, dan penanganan dampak.

Kesiapsiagaan TNI dan Dukungan Logistik

Sebanyak 250 personel Satgas Yonif TP 538/PTA akan bergabung dalam satuan tugas untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi karhutla di Kalimantan Barat. Pasukan ini akan ditempatkan di wilayah yang telah ditentukan untuk membantu meminimalkan potensi perluasan kebakaran.

Pangdam XII/Tanjungpura bersama rombongan melakukan pengecekan Dapur Umum Yonif TP 882/Hulubalang untuk memastikan kesiapan dukungan logistik bagi personel selama pelaksanaan tugas.

Dengan penguatan personel ini, TNI berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pihak terkait guna menangani karhutla secara cepat dan terkoordinasi.


Source link

Berita Terbaru