Berburu oleh-oleh menjadi salah satu agenda yang kerap dilakukan wisatawan sebelum meninggalkan Surabaya. Kota Pahlawan ini menawarkan pilihan buah tangan yang beragam, bukan hanya sambal, tetapi juga kue, camilan gurih, olahan hasil laut, minuman tradisional, hingga suvenir nonmakanan.
Setidaknya ada 12 pilihan yang dapat disesuaikan dengan selera dan kebutuhan penerimanya. Sebagian mudah dibawa dalam perjalanan, sementara beberapa produk perlu mendapat perhatian khusus dalam hal penyimpanan.
Oleh-oleh makanan dan camilan
1. Sambal Bu Rudy. Sambal ini merupakan salah satu buah tangan yang paling identik dengan Surabaya. Pilihannya mencakup sambal bawang, sambal ijo, sambal bajak, dan sambal teri. Selain itu, tersedia pula lauk serta camilan. Kemasan botol dan sachet membuatnya praktis untuk dibawa pulang.
2. Almond crispy. Camilan tipis dan renyah ini diberi taburan kacang almond serta keju. Varian rasanya antara lain keju, cokelat, dan green tea. Karena mudah patah, almond crispy sebaiknya diletakkan di tempat yang tidak tertindih barang lain.
3. Spikoe Resep Kuno. Kue lapis dengan warna kuning dan cokelat ini dikenal memiliki tekstur lembut dan cita rasa klasik. Pilihannya meliputi rasa original, tanpa kismis, prunes, dan speculaas.
4. Lapis Kukus Pahlawan. Kue ini menawarkan tekstur lembut dengan beragam pilihan rasa. Nama “Pahlawan” yang merujuk pada identitas Surabaya membuatnya mudah dikenali sebagai buah tangan khas kota tersebut.
5. Kerupuk ikan Kenjeran. Berasal dari kawasan pesisir Surabaya, kerupuk ini dapat ditemukan di Sentra Ikan Bulak. Wisatawan juga dapat memilih kerupuk udang, kerupuk cumi, dan kerupuk rumput laut dalam kemasan siap santap.
6. Ikan asin Kenjeran. Produk hasil laut yang dijual dalam kondisi kering ini relatif mudah dibawa dan dapat digunakan sebagai pelengkap berbagai masakan. Agar tidak mengganggu barang bawaan lain, pastikan kemasannya tertutup rapat.
7. Siropen Telasih. Minuman yang telah dikenal sejak lama ini tersedia dalam rasa mawar, cocopandan, frambosen, vanila, dan jeruk. Kemasan botolnya menjadikannya pilihan oleh-oleh yang juga dapat memperkenalkan produk minuman khas Surabaya kepada keluarga di rumah.
8. Kue blinjo. Camilan berbahan melinjo ini memiliki rasa gurih dan ukuran kecil. Kue blinjo cocok dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi.
9. Belinjo udang. Produk ini memadukan cita rasa melinjo dengan olahan udang. Rasanya yang gurih memberikan alternatif bagi wisatawan yang ingin membawa pulang camilan berbeda dari kerupuk biasa.
10. Bandeng presto. Ikan bandeng diolah hingga durinya menjadi lebih lunak sehingga lebih mudah disantap. Produk ini umumnya tersedia dalam kemasan khusus. Sebelum membeli, wisatawan sebaiknya memeriksa petunjuk penyimpanan dan masa kedaluwarsanya.
Suvenir nonmakanan dari Surabaya
11. Batik Surabaya. Batik dengan motif yang memuat unsur identitas kota dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang menginginkan oleh-oleh untuk digunakan dalam jangka panjang. Pilihan produknya juga beragam sehingga dapat diberikan kepada keluarga maupun teman.
12. Kaos Cak Cuk. Suvenir ini menampilkan kata-kata, humor, dan identitas khas Surabaya dalam desain kaus. Selain santai, kaos tersebut dapat langsung digunakan sehari-hari sebagai pengingat perjalanan ke Kota Pahlawan.
Dengan pilihan tersebut, wisatawan dapat menyesuaikan buah tangan berdasarkan penerimanya. Sambal Bu Rudy menjadi opsi yang mudah dikenali, sementara almond crispy dan spikoe dapat dipilih untuk pencinta makanan manis. Kerupuk ikan Kenjeran, ikan asin, serta belinjo udang menawarkan camilan gurih, sedangkan batik Surabaya dan kaos Cak Cuk menjadi alternatif bagi yang tidak ingin membawa makanan.
