12.8 C
Munich

Real Madrid Serang Balik Presiden LaLiga, Konflik Memanas

Harus dibaca

Real Madrid menuntut perubahan kepemimpinan di sepak bola profesional Spanyol setelah Presiden LaLiga Javier Tebas kembali mengkritik klub tersebut. Dalam pernyataan yang dimuat di laman resmi klub pada Rabu, 22 September 2026, Madrid menilai Tebas telah menggunakan jabatannya untuk menyerang dan mendiskreditkan mereka.

Madrid persoalkan sikap Presiden LaLiga

Real Madrid menyebut sikap Tebas tidak dapat diterima karena ia merupakan pejabat yang semestinya mewakili serta melindungi kepentingan seluruh klub anggota LaLiga. Menurut klub, pernyataan-pernyataan Tebas justru memperlihatkan pola serangan berulang terhadap Los Blancos.

“Klub kami menganggap tidak dapat ditoleransi bahwa presiden LaLiga menggunakan jabatan institusionalnya untuk terus mendiskreditkan dan menyerang Real Madrid sebagaimana yang ia lakukan dalam setiap pernyataan publiknya,” tulis Real Madrid.

Klub asal ibu kota Spanyol itu juga menilai pernyataan Tebas tergolong serius dan tidak pantas disampaikan oleh seseorang yang bertanggung jawab mengelola kompetisi. Karena itu, Madrid menyatakan kepemimpinan sepak bola profesional Spanyol membutuhkan sosok baru.

Dalam pernyataannya, Real Madrid menekankan pentingnya netralitas bagi pemimpin LaLiga. Klub tersebut mengingatkan bahwa presiden LaLiga bukan pemilik kompetisi, melainkan pihak yang menjalankan mandat dari klub-klub anggotanya.

“Presiden LaLiga bukanlah pemilik kompetisi, melainkan orang yang melayani klub-klub anggotanya yang telah memercayakan arah kompetisi kepadanya,” kata Real Madrid.

Polemik bermula setelah derbi Madrid

Pernyataan keras Real Madrid itu disampaikan setelah mereka kalah 1-2 dari Atlético Madrid dalam derbi Madrid pada 20 September 2026. Kekalahan tersebut kemudian diikuti kritik Tebas terhadap klaim yang disampaikan Madrid mengenai dugaan adanya “konspirasi wasit”.

Tebas membantah klaim itu dan menyebut tuduhan tersebut tidak masuk akal. Ia menilai narasi tersebut digunakan untuk mengalihkan perhatian dari performa buruk Real Madrid setelah kekalahan dalam pertandingan derbi.

Selain menanggapi isu wasit, Tebas juga mengkritik Real Madrid TV. Menurut dia, kanal milik klub itu terus membangun narasi mengenai konspirasi secara permanen sebelum pertandingan berlangsung.

Real Madrid tidak menerima penilaian tersebut. Klub menilai orang yang memimpin LaLiga seharusnya menjaga posisi netral dan tidak terus-menerus menyerang salah satu anggotanya. Atas dasar itu, Madrid menyatakan pergantian sosok di pucuk kepemimpinan sepak bola profesional Spanyol diperlukan.

Source link

Berita Terbaru