9.6 C
Munich

Pramugari Ungkap 6 Cara Cek Kamar Hotel agar Aman

Harus dibaca

Kamar hotel bukan sekadar tempat meletakkan koper dan beristirahat. Sebelum mulai bersantai, wisatawan disarankan meluangkan sekitar 90 detik untuk mengenali kondisi kamar, memastikan sistem pengaman berfungsi, serta mengetahui jalur keluar jika terjadi keadaan darurat.

Kebiasaan singkat ini dilakukan sejumlah pramugari yang terbiasa menginap di berbagai hotel karena tuntutan pekerjaan. Pemeriksaan tersebut dikenal sebagai “hotel room autopsy”. Menurut Aura Martinez, pramugari asal New York yang telah bekerja selama 19 tahun, langkah ini bukan didorong rasa takut. Tujuannya adalah memastikan kondisi kamar terlihat normal dan membuat penghuni lebih mengenal ruang yang akan ditempatinya.

Enam pemeriksaan dalam waktu singkat

Langkah pertama adalah memeriksa seluruh ruangan setelah tiba. Pintu kamar dapat dibiarkan terbuka selama pemeriksaan. Wisatawan juga bisa memastikan tidak ada orang lain di dalam kamar dan pekerjaan petugas house keeping telah selesai. Pemeriksaan tidak perlu dilakukan berlama-lama, tetapi cukup untuk mengenali kondisi umum ruangan.

Berikutnya, periksa area yang tidak langsung terlihat. Kamar mandi, shower, bathtub, lemari, dan bagian belakang tirai termasuk tempat yang perlu dilihat secara singkat sebelum wisatawan membongkar barang atau beristirahat.

Wisatawan juga perlu mengetahui letak pintu darurat terdekat. Peta evakuasi biasanya tersedia di bagian belakang pintu kamar. Brian Rooney, penasihat perjalanan asal Texas sekaligus pendiri GetCruiseInfo.com, mengingatkan bahwa situasi darurat bukan waktu yang tepat untuk baru mempelajari denah hotel.

Martinez menyarankan penghuni kamar mengingat apakah harus berbelok ke kiri atau kanan saat keluar, memperkirakan jarak menuju tangga darurat, serta menghitung jumlah pintu yang harus dilewati. Pengetahuan sederhana itu dapat membantu seseorang bergerak lebih cepat ketika kondisi tidak memungkinkan untuk mencari petunjuk dari awal.

Pastikan pengaman dan sarana komunikasi siap

Pemeriksaan selanjutnya berfokus pada seluruh kunci kamar. Pastikan kunci pintu, deadbolt, pengaman tambahan pada pintu, dan kunci jendela dapat digunakan dengan baik. Langkah ini penting dilakukan sebelum meninggalkan kamar maupun sebelum tidur.

Telepon kamar juga sebaiknya dicoba untuk memastikan fungsinya. Perangkat tersebut dapat digunakan untuk menghubungi resepsionis atau layanan darurat apabila ponsel tidak dapat dipakai.

Rooney turut menyarankan agar wisatawan tidak langsung membuka pintu ketika seseorang tiba-tiba mengaku sebagai staf hotel. Hubungi resepsionis terlebih dahulu untuk memeriksa identitas orang tersebut.

Sebagai perlindungan tambahan, wisatawan dapat membawa alarm pintu portabel atau door wedge. Perangkat itu bisa memberikan peringatan jika ada upaya membuka pintu, terutama bagi orang yang bepergian sendirian. Namun, Rooney menegaskan bahwa pengaman tambahan tidak menggantikan pemeriksaan terhadap kunci bawaan hotel.

Martinez juga menyebut senter kecil sebagai salah satu barang yang berguna dibawa saat bepergian. Seluruh pemeriksaan tersebut dirancang sebagai langkah singkat agar wisatawan lebih mengenal kamar, kunci, serta jalur evakuasi sejak pertama kali tiba.

Source link

Berita Terbaru