12.8 C
Munich

Kemenpar Apresiasi Rute Penerbangan STARLUX Taipei–Denpasar

Harus dibaca

Rute penerbangan langsung Taipei–Denpasar yang dioperasikan STARLUX Airlines mulai memperkuat akses wisatawan Taiwan menuju Bali. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menilai pembukaan rute ini dapat meningkatkan konektivitas sekaligus daya saing destinasi Indonesia di pasar internasional.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan penerbangan langsung dari Taiwan ke Bali telah lama dinantikan. “Konektivitas merupakan kunci dalam memperluas aksesibilitas dan meningkatkan daya saing destinasi unggulan di mata dunia, terlebih penerbangan langsung dari Taiwan ke Bali memang telah dinantikan,” ujar Made dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Jumlah wisatawan Taiwan meningkat

Pembukaan rute tersebut berlangsung ketika kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia menunjukkan pertumbuhan. Kemenpar mencatat sebanyak 130.421 kunjungan wisatawan Taiwan pada Januari–Juli 2026. Angka itu naik 7,74 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang mencatat 121.049 kunjungan.

Menurut Made, Taiwan menjadi salah satu pasar potensial bagi pariwisata Indonesia. Wisatawan dari negara tersebut menunjukkan minat terhadap sejumlah pengalaman wisata, termasuk wisata alam serta wisata minat khusus seperti wellness atau kebugaran, marine atau wisata bahari, dan gastronomi.

“Taiwan merupakan salah satu pasar potensial yang menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan minat positif terhadap wisata alam dan minat khusus seperti wellness (kebugaran), marine (laut), dan gastronomi,” kata Made.

Dengan tersedianya akses penerbangan langsung, Kemenpar melihat peluang untuk menjangkau lebih banyak wisatawan Taiwan sekaligus memperkenalkan ragam pengalaman wisata di Indonesia. Rute ini juga melengkapi layanan STARLUX Airlines yang sebelumnya telah membuka penerbangan Taipei–Jakarta pada 2024.

Penerbangan beroperasi lima kali sepekan

Layanan Taipei–Denpasar dan Denpasar–Taipei dijadwalkan beroperasi lima kali setiap pekan, yakni pada Senin, Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Penerbangan perdana berlangsung pada Kamis, 1 Oktober, menggunakan pesawat berkapasitas 188 kursi.

Pesawat berangkat dari Bandar Udara Internasional Taoyuan, Taipei, pada pukul 10.10 waktu setempat dan tiba di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, pada pukul 15.40 WITA.

Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei Arif Sulistiyo menyebut konektivitas langsung itu berpotensi menciptakan dampak berganda bagi pariwisata dan ekonomi kreatif. Dampak tersebut mencakup sektor perhotelan hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Arif berharap pembukaan rute baru menuju Bali dapat menjadi langkah awal untuk mempererat kerja sama Indonesia dan Taiwan, khususnya dalam bidang penerbangan dan pariwisata.

Source link

Berita Terbaru