Jakarta Utara kembali menjadi sorotan setelah kasus pencurian kendaraan bermotor dan aksi kekerasan jalanan masih marak terjadi di wilayah ini. Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Awaludin Kanur, mengimbau warga untuk tidak ragu melapor bila melihat atau mengalami tindak kejahatan di lingkungan mereka. Menurut dia, laporan masyarakat menjadi kunci agar polisi bisa bergerak cepat dan mencegah pelaku kembali beraksi.
Polisi minta warga lebih berani melapor
AKBP Awaludin menegaskan, keterlibatan warga sangat penting dalam upaya penanganan kejahatan di lapangan. Ia menyebut, sejumlah kasus yang belakangan terjadi di Jakarta Utara menunjukkan bahwa pencurian sepeda motor masih mendominasi, bahkan sebagian di antaranya disertai kekerasan dengan senjata tajam. Karena itu, polisi akan mengambil langkah tegas dan terukur terhadap para pelaku.
Imbauan tersebut sekaligus menjadi pesan agar masyarakat tidak membiarkan aksi kriminal berlalu tanpa laporan. Dengan informasi yang lebih cepat dari warga, aparat kepolisian dinilai dapat mempersempit ruang gerak pelaku dan mempercepat penindakan.
26 pelaku diungkap sepanjang Januari-April 2026
Selama periode Januari hingga April 2026, Polres Metro Jakarta Utara mengungkap 26 pelaku kejahatan yang terlibat dalam 15 kasus tindak pidana. Pengungkapan itu merupakan hasil kerja terpadu antara Satuan Reserse Kriminal dan jajaran Polsek di wilayah hukum Jakarta Utara.
Fokus penindakan diarahkan pada kejahatan jalanan dan penyakit masyarakat, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, serta penganiayaan berat. Menurut pihak kepolisian, pola kejahatan semacam ini menjadi perhatian utama karena langsung mengganggu rasa aman warga.
Barang bukti disita, efek jera diharapkan muncul
Dalam rangkaian pengungkapan kasus itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan. Barang-barang tersebut antara lain kendaraan bermotor, sepeda motor, senjata tajam, dan telepon genggam.
Langkah penindakan ini diharapkan tidak hanya menghentikan aksi para pelaku, tetapi juga memberi efek jera bagi kelompok lain yang berniat melakukan kejahatan serupa. Di saat yang sama, kepolisian meminta masyarakat tetap waspada dan aktif menyampaikan informasi bila melihat tindakan mencurigakan di sekitar mereka, demi menjaga lingkungan tetap aman dan nyaman.
Source link
