13.2 C
Munich

Razia Polda Metro: Industri Narkoba Rumahan Skala Besar di Semarang

Harus dibaca

Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap industri rumahan atau fasilitas tersembunyi berupa clandestine laboratory narkotika golongan I jenis Zenith berskala besar di wilayah Kecamatan Mijen, Semarang, Jawa Tengah. Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan bahwa operasi ini dimulai dari laporan masyarakat mengenai peredaran obat berbahaya di wilayah Jakarta Barat. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pengintaian, petugas berhasil menangkap seorang pria dengan inisial P di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, bersama dengan 120.000 butir Zenith sebagai barang bukti.

Pria ini diduga sebagai kurir yang bekerja di bawah kendali tersangka utama berinisial D, yang menjalankan operasi pabrik di luar kota. Tim gabungan kemudian melacak dan berhasil menangkap tersangka D di Semarang, Jawa Tengah, di kediamannya beserta menemukan gudang yang digunakan sebagai laboratorium produksi narkotika. Di lokasi ini, polisi berhasil menyita 186.000 butir tablet Zenith siap edar dan 1,83 ton bahan baku prekursor.

Penyitaan ini tidak hanya bertujuan untuk nilai materiil, tetapi juga untuk melindungi keselamatan publik. Polda Metro Jaya menyatakan bahwa keberhasilan menggagalkan peredaran lebih dari 4,3 juta butir Zenith telah menyelamatkan banyak jiwa dari risiko kerusakan saraf hingga kematian. Polisi juga berhasil menyita mesin cetak otomatis dan mesin pengolah bahan yang digunakan untuk produksi massal.

Dengan mengerahkan upaya tersebut, jaringan ini berhasil menyasar kelompok remaja dan pekerja sebagai target utama pasar, yang merupakan masa depan bangsa. Para tersangka kini telah ditangkap dan dijerat dengan Pasal 610 ayat (2) dan Pasal 609 ayat (2) UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) Jo UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi menciptakan ruang publik yang aman, sehat, dan bebas dari peredaran narkotika ilegal.

Source link

Berita Terbaru