11.9 C
Munich

Wapres Instruksikan Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian Solok

Harus dibaca

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta pemulihan lahan pertanian yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dipercepat. Pemulihan tersebut dinilai penting untuk menjaga kelangsungan produksi padi dan bawang di daerah itu.

Permintaan itu disampaikan Gibran saat meninjau penanganan bencana di Kabupaten Solok pada Jumat (25/9). Dalam peninjauan tersebut, lahan pertanian menjadi salah satu perhatian karena kerusakan akibat banjir bandang berpotensi mengganggu kegiatan produksi pangan.

Pemulihan lahan menjadi perhatian

Gibran menilai pemulihan lahan tidak dapat ditunda. Menurut dia, percepatan diperlukan agar lahan yang terdampak dapat kembali mendukung aktivitas pertanian dan produksi padi serta bawang tidak terganggu.

Permintaan tersebut menempatkan pemulihan sektor pertanian sebagai bagian dari penanganan bencana di Solok. Selain penanganan dampak banjir bandang, kondisi lahan yang digunakan untuk produksi pangan juga menjadi aspek yang harus segera dipulihkan.

Banjir bandang telah berdampak pada lahan pertanian di wilayah Kabupaten Solok. Namun, informasi yang disampaikan dalam peninjauan itu tidak merinci luas lahan yang terdampak maupun bentuk kerusakan yang terjadi.

Disampaikan saat meninjau penanganan bencana

Kunjungan Gibran ke Solok berlangsung ketika penanganan bencana masih menjadi perhatian. Dalam kesempatan itu, wakil presiden menyampaikan pentingnya langkah pemulihan yang cepat, khususnya terhadap lahan pertanian yang berkaitan dengan produksi padi dan bawang.

Padi dan bawang menjadi dua komoditas yang disebut dalam arahan tersebut. Karena itu, pemulihan lahan diarahkan agar dampak bencana terhadap kegiatan produksi di Kabupaten Solok tidak berlanjut dan tidak menghambat keberlangsungan pertanian di daerah tersebut.

Gibran tidak hanya meminta perhatian terhadap kondisi lahan, tetapi juga menekankan kecepatan proses pemulihannya. Arahan itu disampaikan sebagai bagian dari peninjauan langsung terhadap penanganan bencana banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai jadwal pelaksanaan pemulihan, pihak yang akan menjalankan pekerjaan tersebut, ataupun target penyelesaiannya. Fakta yang disampaikan dalam peninjauan itu adalah permintaan agar pemulihan lahan pertanian terdampak banjir bandang dipercepat demi menjaga produksi padi dan bawang.

Source link

Berita Terbaru