12.8 C
Munich

Kriminal Kemarin: Penipuan Fake BTS dan Penistaan Agama

Harus dibaca

Penipuan Fake BTS di jalur MRT

Polisi menangkap lima tersangka dalam kasus penyebaran SMS palsu yang memanfaatkan alat pemancar sinyal seluler buatan atau Fake BTS di sepanjang rute MRT Jakarta, mulai dari Bundaran HI hingga Blok M, Jakarta Selatan.

Pengungkapan perkara tersebut bermula dari laporan masyarakat yang menerima pesan singkat berisi tautan menuju situs web palsu ketika berada di sekitar jalur MRT. Kasubdit 4 Ditressiber Polda Metro Jaya AKBP Grawas Sugiharto menyampaikan bahwa laporan itu menjadi dasar penyelidikan kepolisian terhadap penyebaran SMS yang diduga digunakan untuk menipu penerima.

Kasus ini menjadi salah satu perkara kriminal yang disoroti dalam rangkuman berita kepolisian pada Jumat (2/10).

Penganiayaan dan pembacokan

Polda Metro Jaya melalui Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan keselamatan sejumlah anak buah kapal (ABK) yang diduga menjadi korban penganiayaan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan informasi mengenai dugaan penganiayaan tersebut telah dipantau dan sedang ditindaklanjuti. “Informasi tersebut telah termonitor dan saat ini sedang ditindaklanjuti. Berdasarkan penelusuran awal, kapal yang dimaksud berada di perairan sekitar Kepulauan Aru (Maluku),” kata Budi di Jakarta, Jumat.

Dalam perkara lain, seorang pria berinisial MNHD (26) menyerahkan diri kepada polisi setelah membacok ADN (32) menggunakan celurit hingga korban meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kalibaru Timur, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (1/10) malam.

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan korban meninggal akibat kehabisan darah setelah dianiaya menggunakan sebilah celurit. Polisi kemudian menangani proses hukum terhadap pelaku yang telah menyerahkan diri.

Perampasan perhiasan dan dugaan penistaan agama

Aksi perampasan perhiasan yang menyasar anak-anak oleh seorang wanita misterius dilaporkan telah terjadi lebih dari sekali di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Kasus terbaru menimpa dua anak perempuan yang merupakan kakak beradik pada Rabu (30/9). Peristiwa itu disebut sebagai salah satu kasus yang paling parah di kawasan tersebut.

Sementara itu, penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya melimpahkan empat tersangka beserta barang bukti perkara dugaan penistaan agama pada festival musik di Ancol kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Pelimpahan tahap II terhadap tersangka berinisial AK, RE, SM, dan IR dilakukan pada Rabu (30/9). Langkah tersebut ditempuh setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh jaksa penuntut umum pada 22 September 2026.

Source link

Berita Terbaru